GUNUNGKIDUL – Sejumlah pelajar yang tinggal di Dusun Pringombo, Desa Natah, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer untuk mencari sinyal internet. Mereka terpaksa melewati areal pertanian danjalan terjal di perbukitan untuk bisa mengerjakan tugas sekolah.
“Kalau di rumah tidak ada sinyal, harus naik ke bukit,” ujar Nabila Azzahra Sujatmo, Minggu (17/5/2020).
Meski berjalan sejauh dua kilometer dengan medan yang susah, para pelajar ini tetap semangat. Biasanya mereka berangkat dan pulang bersama. Dengan bercanda, perjalanan selama 30 menit itupun tidak dirasakan.
“Kita numpang ada warga yang merelakan wifi untuk kami belajar,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Banten Resmi Perpanjang PSBB Tangerang Raya hingga 31 Mei
Jika ingin mengakses secara mandiri, para siswa ini harus berjuang lebih jauh naik ke atas bukit. Rata-rata setiap pekannya mereka mengerjakan tugas dua sampai tiga kali yang dikirim secara online. Para siswa inipun kadang bingung dengan materi soal yang ada. Sistem pembelajaran online membuat materi tidak bisa maksimal mereka serap.
“Sudah rindu dengan sekolah dan ingin kembali belajar bersama teman teman,” ujar Andika Apria Ardiansah, pelajar yang lain.