30 Tenaga Kesehatan Reaktif Covid-19 Usai Kontak dengan Pasien

Agregasi KR Jogja, · Senin 18 Mei 2020 04:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 18 510 2215602 30-tenaga-kesehatan-reaktif-covid-19-usai-kontak-dengan-pasien-2VwqCcH72G.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

WONOSARI - Pergerakan penyebaran Covid-19 terkait dengan melonjaknya hasil repid test reaktif mencapai 150 orang. Dari jumlah tersebut, diketahui sebanyak 30 tenaga medis yang tersebar di 18 kecamatan hasil repid testnya sebanyak 30 orang.

Meskipun jumlah hasil repid test tenaga kesehatan cukup tinggi tetapi belum ada rencana penutupan pelayanan sementara salah satu puskesmas karena tenaga kesehatannya tengah menjalani isolasi.

“Total yang kita repid test ada 1.163 orang hasil reaktif ada 150 dan sebanyak 150 diantaranya tenaga medis di puskesmas. Ke 1.163 orang yang dilakukan repid test tersebut termasuk dari hasil traking klaster Indogrosir,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, Minggu (17/5/2020).

 Baca juga: Belajar Online, Siswa SD di Gunungkidul Harus Jalan Kaki Naik Bukit 

Mereka yang dinyatakan reaktif tersebut seluruhnya sudah melakukan isolasi mandiri, termasuk para tenaga kesehatan. Dari sebanyak 150 orang diantaranya ada yang diisolasi di RSUD Saptosari selama 14 hari. Mereka yang reaktif dari hasil repid test adalah Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sebagian lain mempunyai riwayat kontak dengan pasien positif. Namun tidak demikian halnya dengan tenaga kesehatan yang saat ini hasil repid testnya reaktif. ” Mereka itu sekarang masih menunggu hasil swab dan kita berharap hasilnta negatif dan penyebaran Covid-19 bisa kita cegah,” imbuhnya.

 Baca juga: Istri dan Anak Karyawan Indogrosir Menambah Kasus Covid-19 di Yogyakarta 

Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien Covid-19 Pemkab terus melakukan upaya tepat untuk lokasi isolasi dan akan bekerhasama dengan sejumlah rumah sakit swasta. Saat ini rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Gunungkidul baru ada dua yakni RSUD Wonosari dan RS Panti Rahayu. Kondisi dua rumah sakit rujukan Civid-19 di Gunungkidul saat ini juga sudah penuh baik untuk pasien positif maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan 3 rumah sakit swasta. Yakni RS Nurohmah, RS Pelita Hysada dan RS PKU Muhammadiyah. ” Kita sedang koordinasikan dengan ketiga rumah sakit tersebut,” ucapnya.

Adapun mengenai ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas medis,hingga kini masih cukup banyak. Data Dinkes Gunungkidul terkait pergerakan Covid-19 untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil repid test reaktif ada 150 orang, Orang Dalam Pemantauan 1.148 orang, dirawat 4, meninggal 4, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 114 orang, dirawat 4 orang, PDP meninggal 20 orang, jumlah spesemen 172 orang, negatif 107 orang, spesemen dalam proses 37 orang, sembuh 21 orang dan positif dalam perawatan 7 orang dan meninggal 1 orang.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini