Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Virus Corona di Pusat Penahanan Migran Malaysia Meningkat

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Jum'at, 22 Mei 2020 |14:42 WIB
Kasus Virus Corona di Pusat Penahanan Migran Malaysia Meningkat
Pekerja migran di Malaysia. (Foto/Sarawak TV)
A
A
A

KUALA LUMPUR - Malaysia melaporkan 35 kasus virus corona di sebuah pusat penahanan imigrasi pada Kamis, 21 Me,i setelah pihak berwenang menangkap para migran yang tidak memiliki dokumen resmi. 

PBB meminta Malaysia untuk menghentikan penangakapn para imigran ilegal, yang disebut menyebarkan ketakutan di antara komunitas migran di ekonomi terbesar ketiga di Asia Tenggara. 

Pihak berwenang Malaysia telah menahan lebih dari 1.800 migran dalam setidaknya dua penggerebekan sebagai bagian dari upaya untuk menahan penyebaran virus corona. 

Mereka yang tertangkap ditahan di pusat-pusat penahanan yang penuh sesak. 

Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan ada 35 kasus yang dikonfirmasi di pusat penahanan imigrasi Bukit Jalil, yang terletak di pinggiran ibukota Kuala Lumpur, dari 645 orang yang ditahan di satu blok di pusat itu. 

"Sumber infeksi masih dalam penyelidikan, kita perlu menyelidiki secara rinci sebelum memberikan komentar," kata Direktur Jenderal kementerian Noor Hisham Abdullah mengutip Reuters, Jumat (22/5/2020). 

Noor Hisham mengatakan, 35 kasus positif yakni 17 orang dari Myanmar, 15 dari India dan sisanya dari Sri Lanka, Bangladesh dan Mesir. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement