''Ada gangguan di Barat Sumatera, berupa tekanan rendah jadi mempengaruhi tinggi gelombang, angin permukaan dan memicu meningkatkan curah hujan,'' kata Haris, saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (26/5/2020).
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, jelas Haris, diprediksi lebih dominan terjadi di wilayah bagian Utara Bengkulu, di mana cuaca ekstrem tersebut diprediksi akan terjadi 2 hingga 3 hari ke depan.
Selain itu, lanjut Haris, saat ini di Bengkulu sedang memasuki musim peralihan dari hujan ke kemarau. Bengkulu tidak mengenal musim hujan atau kemarau atau non zom (non zona musim).
''Hujan dominan diprediksi terjadi di wilayah bagian Utara Bengkulu,'' pungkas Haris.
(Ahmad Luthfi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.