BENGKULU - Tim gabungan Polri, TNI, Pemerintah Daerah (Pemda) provinsi, kabupaten/kota Bengkulu, memaksa 402 kendaraan untuk putar balik ke daerah masing-masing. Ratusan kendaraan itu dipaksa putar balik ketika saat memasuki posko perbatasan antar kabupaten/kota maupun perbatasan antar provinsi.
Mulai dari perbatasan di Kabupaten Mukomuko-Sumatera Barat, Kaur-Lampung, Bengkulu Selatan-Sumatera Selatan, Kepahiang-Sumatera Selatan, serta Kabupaten Rejang Lebong, Sumatera Selatan, serta perbatasan antar kabupaten/kota di Bengkulu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Sudarno mengatakan, ratusan kendaraan yang dipaksa putar balik itu, meliputi 70 kendaraan roda dua, 325 kendaraan roda empat pribadi, serta 7 kendaraan angkutan umum.
''Ratusan kendaraan dipaksa putar balik, saat di posko perbatasan antar daerah,'' kata Sudarno, dalam keterangan yang diterima Okezone, Selasa (26/5/2020).

Tidak hanya itu, lanjut Sudarno, dalam operasi Ketupat Nala 2020, yang digelar Polda Bengkulu dan jajaran Polres, selama 32 hari (Jumat 24 April hingga Senin 25 Mei 2020), mencatat sebanyak 232 kasus Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Bengkulu.
Angka itu, kata Sudarno, turun 3,74 persen dibanding pada tahun sebelumnya. Di mana pada tahun 2019, gangguan Kamtibmas terjadi sebanyak 242 kasus. Sementara pada tahun ini tercatat 232 kasus.
Dari 232 kasus tersebut, 213 diantaranya merupakan kasus kejahatan konvensional. Lalu, 18 kasus kejahatan trans nasional, dan 1 kasus bencana alam.
''Dari 232 kasus kamtibmas di dominasi kasus curat sebanyak 27 kasus, narkotika 18 kasus, penggelapan 16 kasus, curanmor 15 kasus, serta perkosaan sebanyak 5 kasus,'' jelas Sudarno.
Untuk kasus lakalantas, kata Sudarno, terjadi sebanyak 12 kasus. Rinciannya, 4 korban meninggal dunia, 7 korban luka berat dan 8 korban luka ringan. Kemudian, pelanggaran lalulintas Ditlantas Polda Bengkulu, mengeluarkan 95 tindakan tilang dan 118 tindakan teguran kepada para pelanggar.
''Ini merupakan peran serta masyarakat dalam membantu petugas kepolisian dengan ikut menjaga situasi kamtibmas di Provinsi Bengkulu,'' pungkas Sudarno.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.