Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pergerakan Masyarakat Tinggi Selama Ramadhan, Rapid Test Digelar Massal di Seluruh Jateng

Taufik Budi , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2020 |20:18 WIB
Pergerakan Masyarakat Tinggi Selama Ramadhan, <i>Rapid Test</i> Digelar Massal di Seluruh Jateng
Petugas medis melakukan pemeriksaan rapid test Covid-19 terhadap warga di Kelurahan Pondok Betung, Tangsel, Kamis (14/5/2020). (Ilustrasi/Dok Okezone.com/Arif Julianto)
A
A
A

SEMARANG – Tingginya pergerakan masyarakat saat Ramadhan serta Idul Fitri 1441 Hijriah menjadi kewaspadaan tersendiri untuk penyebaran virus corona (Covid-19). Untuk menanggulangi itu, akan digelar rapid test massal virus corona di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, telah mendistribusikan 38.111 alat rapid test ke seluruh kabupaten/kota. Rapid test itu bakal menyasar pusat-pusat keramaian yang kemungkinan jadi episentrum baru dan kemungkinan bisa jadi transmisi lokal.

"Beberapa bupati dan wali kota sudah melakukan. Seperti di Kota Semarang kemarin, di Pasar Kobong langsung menemukan 26, di dua masjid Semarang Barat menemukan tiga," kata Ganjar, Selasa (26/5/2020).

Selain pusat-pusat keramaian tersebut, pihaknya juga terus menelusuri satu per satu orang dari daerah episentrum. Di antaranya dari Jakarta, Bogor, Gowa, dan Jawa Timur. Termasuk setelah terjadinya outbreaks di RS Kariadi, Salatiga, Purworejo, dan Kota Semarang.

"Kalau ini di-rapid test lebih banyak lagi kita akan tahu sebenarnya persebarannya di masyarakat seperti apa representasinya," tuturnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto : Okezone.com)

Sampai saat ini 35 kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah telah menerima alat rapid test. Ganjar mengatakan pendistribusian rapid test tersebut ditujukan ke dinas kesehatan kabupaten/kota dan rumah sakit rujukan Covid-19.

"Pekan kemarin sudah kita distribusikan beberapa peralatan bahkan ada inisiatif dari daerah melakukan rapid test sendiri," kata Ganjar.

Totalnya sampai saat ini sebanyak 38.111 rapid test telah terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama, jumlah rapid test yang terdistribusi sebanyak 27.011. Untuk dinas kesehatan kabupaten/kota sebanyak 24.641, sementara untuk rumah sakit sejumlah 2.370. Dari jumlah tersebut yang sudah dilakukan pemeriksaaan sebanyak 22.337, yang reaktif terdapat 809 orang, nonreaktif ada 21.528.

Sementara untuk tahap kedua, yang distribusikan ke-35 kabupaten/kota sejumlah 11.100. Sampai saat ini sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 3.411. 94 di antaranya reaktif dan 3.317 nonreaktif. Saat ini rapid test yang tersisa sebanyak 12.363.


Baca Juga : Cegah Penyebaran Covid-19, Rapid Test Massal Digelar di Bundaran HI

"Sekarang kita tinggal meminta tempat kerumunan di-rapid test, selain mereka yang pasti di-rapid test seperti pemudik, pekerja migran, di pasar, mal atau berasal dari daerah episentrum Covid-19," tuturnya.


Baca Juga : 15 Provinsi Nihil Penambahan Kasus Positif Covid-19

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement