Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Trump Putuskan Hubungan AS dengan WHO

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 30 Mei 2020 |08:46 WIB
Trump Putuskan Hubungan AS dengan WHO
Presiden AS Donald Trump. (Foto: Reuters)
A
A
A

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan bahwa ia mengakhiri hubungan Negeri Paman Sam dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Trump menuduh WHO gagal meminta pertanggungjawaban dari Beijing atas pandemi virus corona.

"China memiliki kendali penuh atas Organisasi Kesehatan Dunia," kata presiden Trump sebagaimana dilansir BBC, Sabtu (30/5/2020), ketika mengumumkan langkah-langkah yang bertujuan menghukum Beijing.

Trump mengatakan, Washington akan mengalihkan dana untuk WHO ke badan-badan lainnya.

"Kami hari ini akan memutuskan hubungan kami dengan Organisasi Kesehatan Dunia dan mengarahkan dana itu ke badan amal kesehatan masyarakat global lainnya,” kata Trump di Gedung Putih.

AS adalah kontributor tunggal terbesar WHO, menyediakan lebih dari USD400 juta (sekira Rp5,8 triliun) pada 2019.

Trump, yang berkampanye untuk pemilihan ulang tahun ini dan telah dikritik karena penanganan pandeminya sendiri, telah menyalahkan China yang dia tuding berusaha menutupi wabah virus corona.

AS saat ini mencatat jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19 tertinggi di antara negara-negara lain di dunia. Menurut data Worldometers, AS memiliki hampir 1,8 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dengan lebih dari 104.000 kematian.

Secara global, lebih dari 6 juta orang telah terinfeksi Covid-19, dengan sekira 366.000 di antaranya meninggal dunia, sementara 2,6 juta telah berhasil sembuh dari penyakit yang disebabkan virus corona itu.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement