Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gara-Gara Covid-19, Hari Jadi Bogor Akan Diisi dengan Tasyakuran Online

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Minggu, 31 Mei 2020 |19:50 WIB
Gara-Gara Covid-19, Hari Jadi Bogor Akan Diisi dengan Tasyakuran <i>Online</i>
Bupati Bogor, Ade Yasin (Okezone)
A
A
A

BOGOR - Hari Jadi Bogor (HJB) ke-538 akan dilakukan secara berbeda di tengah pandemi covid-19. Di Kabupaten Bogor, perayaaan tersebut akan digelar dengan tasyakuran secara online pada 3 Juni 2020.

"Dengan mengambil tema solidaritas sosial untuk kebangkitan Kabupaten Bogor, tasyakuran Hari Jadi Bogor (HJB) ke-538 dan halal bihalal 1441 H akan dilakukan secara virtual," kata Bupati Bogor Ade Yasin, dalam keterangannya, Minggu (31/5/2020).

Tasyakuran secara virtual tersebut, akan dilaksanakan serentak selepas rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor di 538 titik dengan maksimal 10 orang dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada.

"Mulai pukul 09.30 WIB sampai dengan selesai. (setelah rapat paripurna DPRD)," tambah Ade Yasin.

Kemudian, kegiatan juga akan diisi tausiyah secara virtual oleh Ustaz Yusuf Mansur. "Acara ini juga akan disiarkan live streaming melalui radio Tegar Beriman dan akun youtube Pemkab Bogor," ungkapnya.

Sementara itu, peringatan HJB ke-538 juga akan dilakukan dengan cara berbeda oleh Pemerintah Kota Bogor yakni dengan kegiatan yang lebih sosial membantu warga di tengah pandemo covid-19.

"Lebih ditekankan nanti kepada kegiatan yang diarahkan langsung membantu warga. Jadi ada gerakan serentak membantu warga yang terdampak. Fokusnya disitu," ucap Wali Kota Bogor Bima Arya.

Meski demikian, belum diketahui secara rinci kegiatan yang dimaksud karena masih dalam pembahasan. Yang pasti, akan dilakukan secara sederhana.

"Sudah ada temanya. Nanti diluncurkan. Tema ini disesuaikan dengan kondisi sekarang ya penuh membutuhkan kebersamaan kita dan peringatannya pun akan jauh lebih sederhana. Yang diutamakan lebih kepada solidaritas kita sebagai warga bogor dalam melewati ujian pandemi ini," ungkap Bima.

Menurutnya, HJB tahun ini memang harus melewati suasana yang sangat berbeda dibanding sebelumnya. Oleh karena itu, Bima berharap warga Bogor bersama-sama berdoa agar segera melewati situasi ini.

"Pertama kali sejarah Kota Bogor, HJB diadakan dalam suasana penuh dengan cobaan, ujian dan keprihatinan. Karena itu, tetap yang diambil adalah modal sosial Kota Bogor yang demikian besar. Kalau selama ini modal sosial diarahkan untuk pembangunan, perubahan, sekarang diarahkan untuk bangkit membantu saudara kita," tandasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement