JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) masih terus melanjutkan rangkaian rapid test massal di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pada hari keempat ini, BIN mengadakan pemeriksaan cepat itu di dua titik, yakni Taman Mundu, Jalan Tambaksari, dan di Terminal Manukan, Jalan Manukan.
Rapid test massal ini digelar guna memutus rantai penyebaran Covid-19 yang merupakan arahan langsung dari Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan. Dari tes tersebut, ada 187 orang reaktif virus corona.
Head of Medical Intelligence, Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid Covid-19 yang digelar BIN di Surabaya mengungkapkan di lokasi pertama di Terminal Manukan, Surabaya, BIN telah melakukan test Covid-19 terhadap 555 orang. Dari jumlah itu, 54 orang hasilnya reaktif.
"Yang sudah melakukan swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) test 56 orang (2 orang tambahan dari Puskesmas setempat yang sudah reaktif). Mereka langsung ikut swab test berdasarkan rekomendasi dari puskesmas," kata Dr Wulan dalam keterangannya, Senin (1/6/2020).
Sementara itu, di lokasi kedua rapid test massal di Taman Mundu atau tepat di seberang stadion Gelora 10 November, Surabaya, BIN telah melakukan test terhadap 540 orang, dengan jumlah warga yang reaktif mencapai 133 orang. Adapun yang melakukan swab test berjumlah 189 orang.
"Jumlah yang reaktif 133 orang, yang swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) test 189 orang (Ada tambahan 56 orang dari puskesmas). Tapi mereka tetap ikut rapid test dari awal dan diikutkan swab test karena hasilnya sudah reaktif dari puskesmas," papar dr. Wulan.
Kegiatan rapid test massal ini didukung tenaga medis, analis laboratorium dan tenaga pedukung sebanyak 40 orang dari Jakarta dan dibantu 20 anggota Binda Jatim. Satgas lawan COVID-19 BIN membawa langsung Mobil Laboratorium COVID-19, ambulance dan peralatan pendukung lainnya untuk dioperasikan selama 9 (sembilan) hari di kota Surabaya dan sekitarnya.
Mobil Laboratorium ini, merupakan 1 (satu) dari 5 (lima) mobil laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia. Dalam rapid test ini, BIN menyiapkan 2.000 - 3.000 alat rapid test beserta 2 mobil lab untuk test PCR atau swab test dalam satu hari.
Baca Juga : Desa Wonocolo Sidoarjo Jadi Klaster Baru Penyebaran Corona
Swab Test ini diperuntukan bagi warga yang reaktif (positif) Covid-19. 1 unit Mobile Lab dari BIN ini dapat mengambil 300 sampel per harinya. Adapun hasil Swab Test bisa diketahui hanya dalam 2,5 jam.
Sebelumnya, BIN telah menggelar rapid test masal Covid-19 di sejumlah titik di Surabaya. Selain menggelar rapid test, BIN juga memberikan bantuan ribuan alat-alat kesehatan untuk ibu kota Jawa Timur ini guna memutus rantai penyebaran Covid-19.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.