Ini Motif Polisi Bunuh Diri Pakai Pistol di Sumut

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Rabu 03 Juni 2020 20:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 03 608 2224115 ini-motif-polisi-bunuh-diri-pakai-pistol-di-sumut-pNN6d9L1XB.jpg Jenazah Bripka MAP saat dibawa ke rumah sakit (foto: Okezone.com/Wahyudi)

MEDAN - Polisi mengungkap motif dibalik aksi bunuh diri Bripka MAP di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (3/6/2020).

Kapolres Sergai, AKBP Robinson Simatupang mengatakan, dari hasil penyelidikan mereka, Bripka AMP diduga bunuh diri lantaran depresi. Personel Polsek Rambutan, Polres Tebingtingg itu depresi karena sakit pinggang yang dialaminya tak kunjung sembuh.

"Beliau sudah tidak tahan dengan penyakitnya. Sehingga akhirnya bunuh diri," ujar Robin.

 

Robin mengaku Bripka MAP menembakkan pistol revolver miliknya ke arah dagu. Ayah dua anak itu pun langsung tewas di tempat setelah tembakan tersebut.

"Saat ini jenazah yang bersangkutan sudah kita evakuasi ke rumah sakit untuk keperluan penyelidikan," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bripka MAP nekat mengakhiri hidup dengan menembak dirinya sendiri. Aksi bunuh diri itu dilakukan di dalam kamar di rumah orangtuanya di Dusun V, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Rabu pagi tadi.

Sebelum mengakhiri hidupnya, Bripka MAP sempat mengancam akan bunuh diri dengan meminum racun. Aksi bunuh diri itu sebenarnya sempat dihalau oleh adik Bripka MAP. Namun Bripka MAP tetap melepaskan tembakan untuk mengakhiri hidupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini