Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Update Covid-19 8 Juni: ODP 38.791 dan PDP 14.010

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Senin, 08 Juni 2020 |16:03 WIB
<i>Update</i> Covid-19 8 Juni: ODP 38.791 dan PDP 14.010
Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Foto : BNPB)
A
A
A

JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, saat ini terdapat 38.791 pasien dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait virus corona atau Covid-19.

"Hingga hari ini, sampai pukul 12.00 WIB, ODP ada sebanyak 38.791 orang," ucap Yuri dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Senin (8/6/2020).

Yuri turut memaparkan terkait Pasien Dalam Pengawasan atau PDP. Sampai hari ini setidaknya ada 14.010 orang. “Pasien dalam pengawasan ada 14.010 orang,” ujar Yuri.

Ilustrasi (Shutterstock)

Lebih lanjut Yuri mengatakan bahwa dampak dari penyebaran Covid-19 sudah terjadi di 34 provinsi serta 422 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“422 kabupaten/kota telah terdampak (Covid-19) di 34 Provinsi,” ujar Yuri.

Diketahui berdasarkan terbaru yang diumumkan Gugus Tugas percepatan Covid-19, pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 847 orang per hari ini sehingga totalnya menjadi 32.033 orang.

Baca Juga : Update Covid-19 di Indonesia 8 Juni 2020: Positif 32.033 Orang, 10.904 Sembuh & 1.883 Meninggal

Sementara jumlah pasien sembuh mengalami penambahan sebanyak 406 orang, sehingga totalnya menjadi 10.904 orang. Sementara untuk pasien meninggal dunia bertambah 32 sehingga totalnya menjadi 1.883 orang.

Baca Juga : Sebaran 32.033 Kasus Positif Corona di 34 Provinsi

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement