SIDOARJJO - Meski jumlah pasien yang terpapar Covid-19 di Sidoarjo, Jawa Timur, belum menunjukkan penurunan dan cenderung bertambah, namun pemerintah setempat berupaya agar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga tidak diperpanjang/.
Hal ini disampaikan langsung oleh Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin saat menanggapi akan berakhirnya masa PSBB tahap ketiga pada hari ini, (8/6/2020).
Menurutnya meski keputusan perpanjangan PSBB tergantung keputusan Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa, namun pihaknya akan tetap berupaya agar PSBB tidak diperpanjang dengan alasan perekonomian warga bisa segera pulih.
Nur Ahmad Syaifuddin yang juga duduk sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo menjelaskan saat ini warganya telah teredukasi terkait masalah corona sehingga kehidupan bisa berjalan dengan tetap menjaga diri agar tidak tertular virus corona.
Baca Juga: 9 Warga Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Sidoarjo Dinyatakan Sembuh
“Kalau saya yang saya inginkan PSBBnya sudah selesai, masyarakat sudah teredukasi, ekonomi berjalan,” ujarnya.
Sementara menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo hingga saat ini tercatat 703 warga positif Covid-19, 35 di antaranta sembuh dan 63 orang meninggal dunia. Sedangkan menurut data http://infocovid19.jatimprov.go.id/ jumlah warga Sidoarjo yang positif corona sudah bertambah menjadi 755 orang.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.