JAKARTA - Pejabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengatakan, pihaknya akan memperbanyak rapid test, swab test, hingga edukasi yang massif kepada warga guna menekan angka penyebaran virus corona (Covid-19).
"Kita dari pemerintah kota tidak akan menyerah. Kita akan terus memperbanyak tes hingga edukasi warga secara maasif," ujar Yusran dalam Webinar Leader Tak iNews bertajuk 'Sulsel Menuju New Normal', Kamis (11/6/2020).
Yusran menegaskan, bahwa Pemkot Makassar akan hadir guna mengendalikan penyebaran corona di masyarakat. Bahkan, lanjutnya, Pemkot Makassar akan menggandeng tokoh masyarakat guna mengajak warga mengikuti protokol kesehatan.
"Kita akan melibatkan semua unsur dalam menyelesaikan penyebaran corona," ujarnya.

Sementara itu, Sekda Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) Abdul Hayat Gani menambahkan, Pemprov akan membantu Pemkot Makassar untuk mempertajam dalam melakukan rapid test dan swab test di zona merah penyebaran Covid-19.
Bahkan, lanjut dia, Pemprov Sulsel telah meminta Pemkot Makassar untuk memberikan edukasi soal bahaya corona bersama RT dan RW setempat.
"Dan yang hasil test positif corona maka akan langsung dibawa ke provinsi untuk diisolasi agar tidak menyebar ke tempat lain," kata dia.
Sekadar diketahui, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, total kasus positif di Sulsel menembus angka 2.383 pada Rabu 10 Juni 2020. Sulsel masih berada di urutan empat kasus covid-19 tertinggi di Indonesia. Sulsel juga terdata sebagai provinsi di luar Pulau Jawa dengan kasus tertinggi.
Masih merujuk data itu, Sulsel mencatatkan adanya penambahan 53 pasien sembuh. Sehingga total pasien sembuh sudah menembus angka 757 orang. Adapun untuk angka kematian, terdata ada kenaikan satu kasus sehingga jumlah korban meninggal mencapai 98 orang.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.