Waspadai Penolakan Tes Covid-19, Pemprov Jabar Libatkan TNI-Polri

CDB Yudistira, Okezone · Sabtu 13 Juni 2020 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 13 525 2229364 waspadai-penolakan-tes-covid-19-pemprov-jabar-libatkan-tni-polri-kHcySSU6Lz.jpg Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Okezone)

BANDUNG - Secara resmi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat diperpanjang hingga 26 Juni 2020. Perpanjangan PSBB ini, diumumkan langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Alasan Emil, sapaan lain Ridwan Kamil, melakukan perpanjangan PSBB di Jabar, karena adanya peningkatan reproduksi Covid-19 dalam dua pekan terakhir.

Untuk menekan angka reproduksi penyebaran virus corona, Emil bakal memaksimalkan 627 mobil yang bisa melakukan tes covid-19. Pasar menjadi satu dari sekian banyak prioritas yang menjadi target pengetesan.

Polisi dan TNI diminta untuk melakukan pengawalan agar tidak ada penolakan dari masyarakat berkaitan dengan upaya pengetesan masif.

‎"Saya sudah titip polisi dan TNI untuk mengawal mobil pengetesan ini sehingga tidak ada penolakan di masyarakat karena kurang sosialisasi," ujar Emil, Sabtu (13/6/2020).

‎Saat ini, angka reporduksi covid-19 di Jawa Barat berlangsung dinamis. Indeksnya sempat berada di angka 0,68, lalu 0,72 dan naik 0,82. Adanya sedikit kenaikan ini, Emil meminta seluruh pihak untuk tidak melonggarkan pengawasan.

"Ini menjadi lampu kuning, untuk tidak melonggarkan pengawasan," katanya.

Emil juga memaparkan, penyebaran virus corona di Jabar, ‎mayoritas di Bodebek dan Bandung raya. Atas itupun, ia meminta para kepala daerah di wilayah tersebut harus waspada karena kepadatan masyarakat berbanding lurus dengan penularan.

"Kepala daerah di Bodebek dan Bandung, harus lebih waspada yah," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini