Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di Masa Pandemi, Indonesia Membutuhkan Guru Penggerak di Berbagai Penjuru Negeri

Karina Asta Widara , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2020 |15:03 WIB
Di Masa Pandemi, Indonesia Membutuhkan Guru Penggerak di Berbagai Penjuru Negeri
Foto: Dok Okezone
A
A
A

JAKARTA- Dampak yang terjadi selama masa pandemi bagi dunia pendidikan adalah dengan dilangsungkannya proses pengajaran melalui sistem daring.

Maka dari itu, beberapa waktu yang lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada Hari Pendidikan Nasional tahun 2020 menyelenggarakan lomba menulis surat dengan tema “Hikmah Hari Kemenangan di Masa Pandemi, Surat untuk Mas Menteri Nadiem Makarim” yang diselenggarakan pada 11 - 17 Mei 2020.

“Saya selalu bilang bahwa ini memang suatu bencana, bencana kesehatan, bencana ekonomi, bencana pendidikan. Tapi jangan sampai kita keluar dari krisis ini tanpa membawa bekal atau hikmah,” terang Mendikbud Nadiem Makarim melalui kanal YouTube Kemendikbud.

Pada kesempatan itu, tercatat ada sekitar 6.689 surat yang datang dari seluruh penjuru di Indonesia. 2 surat diantaranya datang dari guru dan 3 surat dari murid yang dibacakan secara langsung oleh Mas Menteri Nadiem Makarim dan diposting di youtube Kemendikbud RI. Surat pertama datang dari ibu guru Santi Kusuma Dewi. Seorang Guru SMP Islam Baitul Izzah dari Kabupaten Nganjuk yang mengajak para murid untuk menggalang dan dengan memanfaatkan media sosial. Dan surat kedua datang dari ibu Maria Yosephina Morukh seorang guru honorer dari SDK Kaenbaun Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

"Saya ada satu kata untuk mendeskripsikan guru-guru seperti ibu Santi dan ibu Maria, itu namanya guru penggerak. Anda adalah guru-guru penggerak di masing-masing daerah. Sudah kelihatan, saya tidak harus melakukan suatu asesmen untuk mengetahui itu. Ibu Maria dan Ibu Santi ini dari jawabannya, dari visinya, dari passion-nya, itu adalah guru penggerak. Dan Andalah yang kita butuhkan di seluruh penjuru negara kita,” ungkap Nadiem.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement