JAKARTA - Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 (RIB) melakukan Test massal pada salah satu pusat perbelanjaan di, Kelurahan Kramat Jati, Jakarta Timur. Dari 896 peserta yang mengikuti rapid test, ditemukan 12 orang yang reaktif.
Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan rapid test ini diselenggarakan sebagai upaya membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran corona yang berada di kawasan padat penduduk.
“Kegiatan ini adalah bukti gerak cepat dari Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 yang berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Pemerintah Kota Jakarta Timur dan Kementerian Kesehatan dalam penanganan wabah Covid-19. Saya ikut memastikan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan jumlah testing krena ini bagian dari 3T (Testing, Tracing dan Threating)” ujar Sandiaga dalam keterangannya, Selasa (23/6/2020).
Menurut Sandiaga Rapid Test ditujukan untuk masyarakat umum, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Pekerja lepas di wilayah kelurahan dan Kecamatan Kramat Jati. Ia menagtakan, para relawan siap membantu pemerintah dalam meningkatkan jumlah pengetesan hingga mencapai 25.000 per hari sesuai target.
“Nantinya yang reaktif langsung kita uji PCR di mobil laboratorium milik RIB. Insya Allah tentunya jika ada yang positif akan kita sembuhkan dan dirujuk ke Wisma Atlet Kemayoran atau rumah sakit rujukan lainnya. Saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada tim medis dan tenaga kesehatan. Mereka sangat berjuang tanpa lelah,” kata Sandiaga.
Dirinya pun menyayangkan banyak lembaga yang menyediakan uji test cepat Covid-19 dengan berbayar. Padahal, target rapid test ini adalah wilayah padat penduduk yang sebagian merupakan warga yang tidak mampu. “Untuk itu, saya mengimbau seluruh elemen masyarakat bersatu padu dan bahu membahu dalam membantu pemerintah meningkatkan jumlah pengetesan ini,” tuturnya.
Baca Juga : Klaster Pernikahan: Ibu Pengantin Meninggal & Sejumlah Tamu Undangan Positif Covid-19
Baca Juga : Anies: Selama 2 Pekan Tak Ada Kenaikan Kasus Positif Covid-19 yang Signifikan
Dalam rapid test massal kali ini, pihaknya menyiapkan 700-1.000 alat rapid test dan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah. RIB menyiapkan dua mobil lab untuk tes PCR atau Swab Test dan dua mobil ambulans. Swab Test ini diperuntukan bagi warga yang reaktif Covid-19. Mobile Laboratorium RIB ini dapat mengambil 320 sampel per hari. Adapun, hasil Swab Test bisa diketahui hanya dalam 3 jam.
Sementara itu, Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengaku bersyukur mendapatkan bantuan Rapid Test massal dari Sandiaga Uno. Menurut Anwar, Kelurahan Kramat Jati ini menjadi wilayah yang rentan penularan Covid-19, salah satunya Pasar Induk Kramat Jati.
“Di Kramat Jati ini banyak klaster pasar, tentunya perlu adanya antisipasi. Kami dari jajaran pemerintah kotamadya berupaya mungkin sesuai arahan gubernur DKI Jakarta untuk mencari titik-titik yang rentan penularan dan melakukan rapid test secara masif,” kata Anwar.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.