Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diberi Obat Hewan untuk Atasi Covid-19, Ribuan Warga Amazon Peru Sakit

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 24 Juni 2020 |17:13 WIB
Diberi Obat Hewan untuk Atasi Covid-19, Ribuan Warga Amazon Peru Sakit
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

SEKIRA 5.000 orang di wilayah Amazon Peru menderita efek samping yang gawat setelah menerima dosis obat anti-parasit kontroversial untuk hewan. Obat itu diberikan sebagai "vaksin virus corona" oleh kelompok penginjil local

Saat epidemic Covid-19 berubah menjadi bencana nasional, Peru mengizinkan penggunaan ivermectin, obat anti-parasit murah yang diperkenalkan kembali pada 1980-an, untuk mengobati tahap awal virus. Peru merupakan salah satu negara yang terkena dampak terparah dari Pandemi Covid-19.

Obat itu disetujui untuk digunakan pada hewan dan manusia, tetapi ada perbedaan dalam dosis dan formula untuk masaing-masing penggunaan.

Meski mendukung penggunaan ivermectin untuk manusia, pejabat kesehatan Peru memperingatkan mengenai penyalahgunaan versi hewannya, yang jauh lebih beracun dan kurang efisien terhadap penularan virus.

Sayangnya peringatan itu tidak diketahui oleh orang-orang di wilayah terpencil Loreto di Amazon Peru. Seorang wali kota dan kelompok evangelis setempat memuji ivermectin dosis untuk hewan sebagai obat yang meringankan penyakit Covid-19, dan banyak yang setuju untuk mengambilnya karena takut tertular virus.

Akibatnya, sekira 5.000 orang pribumi jatuh sakit dengan detak jantung yang cepat dan diare, efek samping yang mengerikan, demikian diwartakan RT.

Beberapa pastor evangelis mengatakan kepada parokinya bahwa obat hewan itu adalah "penyelamat" dari virus corona baru. Mereka menyebut virus itu sebagai iblis dan tanda-tanda akhir dunia.

Lebih parah lagi sukarelawan yang menyuntikkan ivermectin tidak tahu bentuk obat apa yang mereka berikan; namun, mereka memberi tahu orang-orang bahwa penggunaan obat itu tanpa label telah disetujui oleh hukum.

Dengan lebih dari 257.000 kasus Covid-19 aktif dan hampir 8.300 korban, Peru berusaha mencari obat apa pun yang dapat membantu mengatasi virus, termasuk menggunakan kembali obat yang ada.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement