Israel Harus Pertimbangkan Dampak Diplomatik Jika Teruskan Pencaplokan Tepi Barat

Agregasi VOA, · Selasa 30 Juni 2020 14:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 18 2238824 israel-harus-pertimbangkan-dampak-diplomatik-jika-teruskan-pencaplokan-tepi-barat-epwxqM8Pnn.jpg Foto: Reuters.

PARA pakar mengatakan bahwa Israel berisiko merusak hubungan baiknya dengan negara-negara Arab dan mengasingkan negara Eropa jika memaksa menjalankan aneksasi atau pencaplokan terhadap wilayah Tepi Barat yang diduduki. Meski begitu mereka mengatakan bahwa dampak diplomatik sesungguhnya dari langkah itu masih belum jelas.

Belum jelas cakupan kemungkinan reaksi internasional terhadap negara Yahudi itu, karena belum diketahui tindakan apa yang akan diambil Israel dalam menerapkan rencana perdamaian Timur Tengah yang diusulkan Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari ke depan.

Diwrtakan VOA, pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menetapkan 1 Juli sebagai tanggal untuk mulai bertindak menerapkan usul Presiden AS Donald Trump, yang membuka jalan untuk mencaplok wilayah Tepi Barat, termasuk permukiman Yahudi yang dianggap ilegal berdasar hukum internasional.

Tetapi menteri pertahanan dan perdana menteri bergilir Benny Gantz pada Senin (29/6/2020) mengatakan, pencaplokan wilayah Tepi Barat harus ditunda sampai krisis virus corona berhasil diatasi.

Aneksasi hanyalah sebagian rencana Trump, yang menyerukan pula pembentukan negara Palestina yang didemiliterisasi dan sebagian besar dikepung Israel, dengan ibu kota di luar Yerusalem, syarat-syarat yang ditolak Palestina.

Pemerintah Trump belum sepenuhnya memberi Israel izin untuk aneksasi, dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan keputusan langkah selanjutnya kembali pada Israel.

(dka)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini