Gubernur Khofifah Ingatkan Tidak Ada yang Kebal Covid-19

INews.id, · Rabu 01 Juli 2020 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 519 2239692 gubernur-khofifah-ingatkan-tidak-ada-yang-kebal-covid-19-xIOfclyakc.jpg Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto : Istimewa)

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur atau Jatim, Khofifah Indar Parawansa menggelar tasyakuran secara sederhana untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Bhayangkara.

Dalam momen tesebut, Khofifah mengingatkan tidak ada yang kebal dari Covid-19 ini, termasuk anggota Polri. Sebanyak 216 negara di dunia juga mengalaminya. Polri, TNI, pejabat menteri, guru besar juga terpapar Covid-19.

"Ini tidak bisa dianggap sambil lalu. Kami doakan agar prajurit Polri selalu diberi kesehatan dan kesabaran. Yang terkonfirmasi positif agar diberikan kesembuhan,” kata Khofifah seperti dilansir dari iNews.id.

Khofifah juga menyampaikan apresisi kepada polisi yang memiliki beban dan tanggung jawab yang tidak ringan. Dia berharap ada kemitraan yang kuat antara Pemprov Jatim dan Kepolisian.

"Kami mengapresiasi dan bangga pada polisi. Kami tahu bahwa saudara semua memiliki beban tanggung jawab yang tidak ringan. Kami ingin strong partnership. Risiko tertinggi ada di pundak saudara, tidak ada langkah mundur dan pantang menyerah, risiko apapun selalu dihadapi oleh prajurit Polri,” kata Khofifah.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jatim atas perhatiannya kepada prajurit Polri. "Kami sampai tidak bisa berkata apa-apa. Kami siap membantu pemerintahan bersama-sama menjaga Surabaya dan berjuang melawan Covid-19,” katanya.

Diketahui, Khofifah mengikuti upacara HUT ke-74 Bhayangkara secara virtual yang dipimpin Presiden secara langsung di Mapolda Jatim. Ketua Umum Muslimat NU itu pun menyampaikan harapannya agar institusi Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat.

"Secara perlahan tapi pasti, kepercayaan kepada institusi ini dari masyarakat pun semakin bertambah. Integritas dan netralitas selama pemilihan umum pun menjadi bukti lainnya," ujarnya.

Baca Juga : Hapus Ganjil-Genap di Pasar saat PSBB Transisi, Ini Penjelasan Anies

Baca Juga : Jawa Timur Sumbang Pasien Sembuh Terbanyak Hari Ini

Menurut Khofifah, tiga kebijakan yang digulirkan Polri yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media cukup berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat. Namun, dia berpesan agar Polri tidak cepat berpuas diri. Meningkatnya kepercayaan masyarakat hendaknya menjadi pelecut seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan pelayanan dan kapasitas sumber daya manusianya.

"Sesuai dengan salah satu amanat Presiden pada saat upacara HUT Bhayangkara hari ini, Polri harus terus melakukan reformasi diri secara total, membangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan. Kemudian akuntabel, serta membangun kultur kerja Polri yang profesional, modern dan terpercaya," katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini