Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Setelah Jokowi, Giliran Menkes Terawan Kunjungi Jatim Bahas Penanganan Covid-19

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Kamis, 02 Juli 2020 |17:05 WIB
Setelah Jokowi, Giliran Menkes Terawan Kunjungi Jatim Bahas Penanganan Covid-19
Menkes Terawan (kemeja putih) saat kunjungi Jatim. Foto: Sindonews.
A
A
A

SURABAYA – Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi), giliran Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Jawa Timur. Hari ini, Kamis (7/2/2020) ia menyambangi Surabaya.

Pantauan di lapangan, Terawan terlihat mendatangi dapur umum Balai Kota Surabaya. Di sana sudah ada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sedang bekerja.

Kehadiran orang nomor satu di Kementerian Kesehatan ini disambut oleh Risma yang saat itu lagi melaksanakan video conference. Mereka kemudian berbincang-bincang sebentar terkait kondisi terkini penanganan Covid-19 di Kota Pahlawan tersebut.

Selang beberapa saat, Menkes dan Risma langsung meluncur ke Pasar Genteng Baru. “Ayo maskernya dipakai dan jaga jarak,” kata Risma pada para pedagang sebagaimana dikutip dari Sindonews.

Baca Juga: Jatim "Juara" dalam Daftar 10 Provinsi Penyumbang Terbanyak Pasien Baru Covid-19

Menkes dan Risma pun berkeliling di lantai dasar Pasar Genteng Baru. Sambil membawa megaphone, Risma juga berteriak meminta agar pengunjung dan pedagang untuk menjaga jarak dan patuh pada protokol kesehatan.

Baca Juga: Tembus 12.695 Kasus Positif Corona, Jatim Lebih Parah Dibanding Jakarta

Sekitar 10 menit, rombongan berkeliling di pasar yang dikenal sebagai pusat oleh-oleh itu. Setelah itu Risma kembali ke Balai Kota Surabaya dan Menkes melanjutkan perjalanan ke Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA).

Presiden Joko Widodo ingin penanganan Covid-19 di Jawa Timur, khususnya Surabaya Raya dapat terintegrasi dan bersinergi dengan unit organisasi yang ada.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement