PALU - Kisah sedih dan berakhir mengharukan dialami dua remaja asal Palu, Sulawesi Tengah. Saat cinta tengah bersemi di hati keduanya, virus corona atau Covid-19 justru memisahkannya.
Stenlly dan Devi harus melalui karantina dan berjuang melawan virus corona. Keduanya dinyatakan positif terpapar Covid-19. Usai dikarantina, keduanya melangsungkan pernikahan di kampung halamanya, Kabupaten Poso/Sulawesi Tengah.
Keduanya menjadi sepasang kekasih yang berhasil sembuh dari Covid-19 beberapa bulan lalu. Masa karantina di dua rumah sakit berbeda harus dijalani Stenly dan Devi.

Devi dirawat di RSUD Undata Palu dan menjalani karantina selama 35 hari. Sementara, Stenlly menyusul diisolasi sepekan setelah sang kekasih dirawat.
Kala itu, Stenlly masuk daftar orang kontak erat dengan kekasihnya dan dijemput pihak RS Madani. Ia dicurigai juga terjangkit virus corona.
Selama dirawat di dua rumah sakit berbeda, mereka tetap menjaga komunikasi, walaupun tak bisa bertemu secara langsung. Dalam kurun waktu satu bulan lebih, keduanya membagi waktu melalui media sosial.
Dua pekan setelah melewati masa sulit, Stenlly dan Devi mengukuhkan hubungan mereka ke jenjang resmi. Pernikahan sederhana pun berlangsung di kampung mereka, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
"Pernikahan berlangsung seperti biasa dan tidak menghilangkan esensinya. Kami batasi orang yang hadir. Kami juga melangsungkan pernikahan dengan protokol ketat," kata Stenly, Selasa(6/7/2020).
(Fetra Hariandja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.