Jemput Paksa Jenazah PDP Covid-19, Ratusan Warga Geruduk Rumah Sakit Mataram

Muzakir, iNews · Senin 06 Juli 2020 21:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 340 2242179 jemput-paksa-jenazah-pdp-covid-19-ratusan-warga-geruduk-rumah-sakit-mataram-ZePf7yoExD.jpg Ratusan warga geruduk RS Kota Mataram (Foto: iNews/Muzakir)

LOMBOK - Ratusan massa, warga Ranjok Gunung Sari, Lombok Barat, mendatangi Rumah Sakit Kota Mataram. Mereka bergerak masuk ke areal rumah sakit untuk mengambil mayat salah satu kerabat mereka. Namun karena protokol Covid-19 mereka tidak bisa ambil mayat tersebut.

Wargapun geram dan memaksa membawa mayat kerabatnya dengan taksi. Diduga, kerabat dari ratusan massa itu merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. Namun pernyataan rumah sakit tidak diterima warga karena warga tidak mau kerabatnya atas nama Maisi warga Dusun Erat Mate RT 01, Ranjok Desa setempat, dikremasi dengan protokol Covid-19.

Mereka ingin serega menguburkan kerabat mereka secara kekeluargaan, sehingga mereka membawa jenazah warga mereka, dengan menggunakan taksi.

Camat Gunung Sari Muhamad Mudasir menegaskan jika pihak kelurga meminta supaya warga diperbolehkan untuk memandikan sendiri mayat kerabatnya tentu dengan APD lengkap dan disholatkan hingga dimakamkan sendiri, sehingga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Gunung Sari itu tidak berdaya untuk tidak membubuhkan tanda tangan.

Setelah berhasil membawa mayat tersebut warga berangsur meninggalkan rumah sakit dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini