Korban Pelecehan di Surabaya Minta Pendeta HL Dihukum Seberat-beratnya

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 07 Juli 2020 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 519 2242651 korban-pelecehan-di-surabaya-minta-pendeta-hl-dihukum-seberat-beratnya-Rc7clzWksU.jpg ilustrasi

JAKARTA - Pengadilan Negeri Surabaya kembali menggelar sidang lanjutan terkait perkara dugaan pencabulan yang dilakukan seorang pendeta berinisial HL (50) terhadap jemaatnya yang masih dibawah umur pada Rabu (8/7/2020).

Sidang kali ini dilakukan dengan agenda pemanggilan terhadap tiga orang saksi. Ketiganya akan dimintai keterangan di pengadilan terkait peristiwa tersebut.

"Sidang lagi besok jam 8 pagi dengan menghadirkan tiga orang saksi," kata Juru Bicara keluarga korban Eden saat dihubungi Okezone, Selasa (7/7/2020).

(Baca juga: Polisi Duga Korban Pelecehan Seksual Oknum Pendeta di Surabaya Lebih dari Satu)

Eden berharap dengan adanya keterangan dari para saksi tersebut hakim bisa melihat bagaimana perbuatan pelaku yang menyalahgunakan kekuasaan untuk mencabuli jemaat. Dengan begitu hakim bisa memberikan hukuman semaksimal mungkin.

"Majelis hakim semakin terbuka matanya karena peristiwa pencabulan itu kejadian yang berulang-ulang dan si pelaku patut dihukum seberat-beratnya," tutur Eden.

Eden menjelaskan, pelaku sendiri telah melecehkan secara seksual korbannya sejak umur 12 tahun atau pada tahun 2005. Namun saat itu korban tidak berani melapor karena diancam.

"Kasus ini terkubur karena korbannya dalam ancaman baru sekarang korban berani melapor," bebernya.

Adapun dalam sidang sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa pelaku dengan Pasal 82 Undang-undang (UU) Perlindungan Anak Pasal 82 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(fmi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini