Pemkot Malang-Pelaku Usaha Resepsi Pernikahan Bahas Perizinan, Ini Hasilnya

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 08 Juli 2020 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 519 2243006 pemkot-malang-pelaku-usaha-resepsi-pernikahan-bahas-perizinan-ini-hasilnya-ubxuqV1KrO.jpg Pemkot malang bahas izin resepsi pernikahan. Foto: Istimewa

KOTA MALANG – Wali Kota Malang Sutiaji berencana mengizinkan penyelenggaraan resepsi pernikahan saat masa transisi menuju new normal, di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Hal ini disampaikan Sutiaji saat menerima puluhan pelaku usaha jasa pesta pernikahan di Balaikota Malang pada Rabu (8/7/2020). Mereka yang hadir merupakan event organizer (EO), perias, fotografer, hingga katering.

Sutiaji mengizinkan penyelenggaraan resepsi pernikahan, tapi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 mesti diterapkan secara ketat.

"Semua itu kita lakukan untuk menekan penyebaran Covid 19 dan menghindari munculnya klaster baru dari event wedding" ujar Sutiaji.

Ia juga mengatakan Wedding Organizer harus bisa menjamin kegiatan tersebut telah sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditentukan.

"Seperti penggunaan alat makan hanya satu kali pakai atau menggunakan hampers (makanan kotakan) yang dapat dibagi untuk para tamu, guna menghindari kontak langsung dan cipratan droplet. Itu bisa jadi alternatif pilihan," ucap Sutiaji dalam arahannya.

Dirinya menekankan perlu adanya keberlangsungan menjaga perekonomian dan tetap produktif dengan aman di tengah pandemi corona, termasuk dalam kegiatan resepsi pernikahan.

Baca Juga: Resepsi Pernikahan Belum Diizinkan di Bekasi, Ini Alasan Gugus Tugas Covid-19 

"Saya berharap semua vendor wedding yang terlibat di dalamnya juga memberikan edukasi dan pemahaman kepada pemilik acara tentang keterbatasan kita dalam pelaksanaan acara selama masa pandemi ini, termasuk keterbatasan jumlah tamu undangan," tuturnya.

Sementara Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Malang Raya Denny Firmanda mengatakan, draf simulasi pelaksanaan wedding telah disampaikan kepada Pemkot Malang dan hasilnya positif.

"Tanggal 11 dan 12 mendatang akan kami simulasikan langsung di Taman Krida Budaya. Terkait perizinan khusus untuk pelaksanaan wedding yang telah ditentukan oleh Pemkot Malang juga telah siap kami lakukan termasuk teman-teman vendor lainnya," pungkas Denny.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini