Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

IRT hingga Anak Remaja di Purwakarta Terpapar Virus Corona

Mulyana , Jurnalis-Kamis, 09 Juli 2020 |21:25 WIB
 IRT hingga Anak Remaja di Purwakarta Terpapar Virus Corona
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (foto: istimewa)
A
A
A

PURWAKARTA - Pandemi Covid-19 di Kabupaten Purwakarta, hingga saat ini masih belum berakhir. Sebelumnya, kasus corona di wilayah ini sempat melandai. Tetapi, pada hari ini terjadi penambahan pasien yang terpapar virus mematikan tersebut. Ada empat warga, mulai dari ibu rumah tangga (IRT) hingga anak remaja, terkonfimasi positif virus tersebut.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan, kabar bertambahnya pasien yang positif ini, mengindikasikan jika corona belum pergi dari wilayahnya. Adapun empat pasien yang positif itu, terungkap melalui hasil tes swab yang dikeluarkan oleh Labkesda Jabar.

"Malam ini, saya umumkan kalau ada empat warga Purwakarta yang positif setelah menjalani tes swab," ujar Anne, dalam siaran langsung melalui akun media sosialnya, Kamis (9/7/2020) malam.

 Virus Corona

Anne menyebutkan, empat warga yang positif corona itu, tiga di antaranya ibu rumah tangga (IRT) dan seorang lagi anak remaja. Keempatnya, yakni Ny C (53), warga Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan. Anak remaja inisial R (14) asal Kelurahan Cisereuh.

Kemudian, Ny D (47) asal Kecamatan Bungursari. Serta Ny W (29), asal Kelurahan Nagri Kaler. Pada hari kemarin, lanjut Anne, pasien yang positif sudah ada dua orang. Dengan begitu, totalnya dengan hari ini ada enam orang.

Bertambahnya jumlah pasien positif ini, seiring dengan intensnya pemeriksaan tes swab massal yang dilakukan tim gugus tugas beberapa hari terakhir. Karena itu, pihaknya mengimbau supaya warga tetap menjalankan protokol kesehatan.

Jika bepergian, tetap gunakan masker. Lalu, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak. Serta selalu membawa handsanitizer jika kondisinya tidak ada air dan sabun.

 

"Kami juga mengingatkan, supaya warga tetap menjaga pola hidup sehat dan bersih. Sebab, sampai hari ini corona belum pergi dari muka bumi," jelas Anne.

Dengan bertambahnya pasien positif ini, pihaknya akan meningkatkan lagi tes swab secara massal. Karenanya, warga diimbau untuk mengikuti tes ini. Supaya, penyakit mematikan ini bisa terdeteksi sejak dini.

"Tes swabnya gratis. Tidak dipungut biaya. Silahkan warga daftar ke puskesmas di masing-masing wilayah," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement