Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perwira Polisi Diminta Bekerja Ekstra saat Pandemi Covid-19

CDB Yudistira , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2020 |17:39 WIB
Perwira Polisi Diminta Bekerja Ekstra saat Pandemi Covid-19
A
A
A

BANDUNG - Pendidikan Sekolah Pimpinan Pertama (Sespimma) Polri Angkatan ke-63 TA 2020 resmi ditutup oleh Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Arief Sulistyanto, di Gedung Oetaryo Suryawinata, Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Bandung, Jawa Barat, pada Kamis 9 Juli 2020.

Upacara penutupan pendidikan tersebut dihadiri oleh Kasespim Polri, Irjen Pol Rio S. Djambak; Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Sutrisno Yudi Hermawan; Karobinkar SSDM Polri, Brigjen Suwondo Nainggolan; dan pejabat utama Lemdiklat Polri serta Para Kepala Sekolah Sespim Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto memotivasi para peserta didik Sespimma Polri agar terus bekerja lebih baik lagi di situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Ini sebenarnya gambaran dalam kehidupan pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia, termasuk saudara-saudara yang baru selesai melaksanakan pendidikan di Sespimma Polri," kata Arief dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020).

Oleh karena itu, Arief meminta kepada peserta didik Sespimma Polri agar tidak bekerja apa adanya di tengah Pandemi Covid-19.

"Polri memiliki tanggung jawab yang cukup berat untuk memimpin pelaksanaan tugas. Jangan bekerja apa adanya, bekerja biasa-biasa saja, karena situasi saat ini tidak bisa lagi mengandalkan pekerjaan yang biasa-biasa saja," tuturnya.

Arief juga berharap agar peserta didik Sespimma Polri bekerja lebih baik dan giat sebelum mengikuti pendidikan saat ini. Dan bisa juga menjadi Agent of Change bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan menjadi tauladan bagi personel di satuan-satuan kerja.

"Saya berharap peran saudara dalam mengelola satuan-satuan kerja, tugas saudara harus semakin baik dari sebelum mengikuti pendidikan disini. Kemampuan, pengetahuan, keterampilan dan pangkat yang sudah saudara miliki untuk menjadi seorang pemimpin harus diikat dengan integritas. Karena tanpa diikat dengan integritas, nilai-nilai kepemimpinan, keterampilan yang dimiliki akan digunakan untuk menipu dan memeras orang lain," terangnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement