BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan, akan mengikuti langkah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk menerapkan aturan denda bagi warga yang tak menggunakan masker. Apalagi, wilayah Kota Bekasi termasuk wilayah Jawa Barat.
"Ya kan secara hirarki bahwa Kota Bekasi kan bagian dari regionalnya Jabar. Kalau pak gubernur sudah menetapkan itu berarti aturannya mengikat, mengingat Kota Bekasi, Ciamis, Kuningan (di bawah naungan Jabar)," kata Rahmat Effendi kepada wartawan, Kamis (16/7/2020).
Namun, kata dia, yang harus dikendepankan di masa pademi Covid-19 saat ini, bukan lagi menerapakan sanksi atau pengenaan denda. Tetapi, bagaimana masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan selama pademi ini berlangsung.
"Hanya tinggal kita bagaimana dalam kondisi ini apa yang diharapkan pak Gubernur bukan persoalannya masker kena sanksi, persoalannya adalah kepatuhan dan menghindari jangan sampai ada kasus-kasus baru, klaster-klaster baru. Itu yang harus kita pahami," ungkap dia.
Meski begitu, pria yang disapa Pepen itu mengaku akan mengikuti aturan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bila memang mau menerapkan sanksi dan denda bagi masyarakat yang tak menggunakan masker.
"Ya sama gak boleh berbeda karena aturanya dia Jabar. Jadi Kota Bekasi gak boleh berbeda. Itukan aturannya mengikat Jabar yang ada 27 Kabupaten/Kota ya sama, hanya tadi kan esensinya adalah kenapa harus dibuatkan sanksi dan tegas karena terdapat mungkin masih ada warga masyarakat yang (belum menerapkan protokol kesehatan)," ujar dia.
Terlebih, klaim Pepen, warga Kota Bekasi sudah mengikuti aturan protokol kesehatan. Contoh nyata dalam pelaksanaan hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) yang sudah kembali digelar Kota Bekasi.
" CFD saja juga sudah kelihatan kemarin, secara umum sudah. Kalau 1, 2 ada ya 1, 2 itu mau dijatuhkan sanksi ya memang aturannya begitu, aturannya kan sudah begitu, gak boleh gubernur menetapkan ini, wali kota menetapkan ini lagi. Gak boleh karena pak gubernur sudah menerapkan. Kan wilayah Jabar. Nah Bekasi adalah wilayah Jabar," ungkap dia.
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.