Khofifah-Risma Galakkan Protokol Kesehatan, Kasus Positif Covid-19 di Jatim Tembus 17.574

Abu Sahma Pane, Okezone · Kamis 16 Juli 2020 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 519 2247462 khofifah-risma-galakkan-protokol-kesehatan-kasus-positif-covid-19-di-jatim-tembus-17-574-qqy50OhRrQ.jpg Peta persebaran kasus Covid-19 di Jatim. Foto: Screenshoot dari laman infocovid19.jatimprov

JATIM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 mencatat, jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di seluruh Indonesia sudah mencapai 81.668. Angka tersebut didapat setelah terjadi penambahan kasus baru sebanyak 1.574 pada hari ini, Kamis (16/7/2020).

Dari 1.574 kasus baru tersebut, 179 di antaranya terdapat di Jawa Timur (Jatim). Dengan tambahan 179 itu, maka secara kumulatif jumlah kasus positif Corona di Jatim meningkat dari 17.395 menjadi 17.574.

Sementara itu jumlah pasien sembuh di Jatim juga meningkat dari 7.482 menjadi 7.926 atau bertambah 444 orang. Sedang yang meninggal dunia meningkat dari 1.275 menjadi 1.301 atau bertambah 26 orang.

Sebelumnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah terus menyerukan agar warganya lebih disiplin menarapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Bahkan ia mengajak pers untuk menggalakkan kampanye protokol kesehatan di tengah wabah penyakit ini.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat menggunakan masker serta face shield dan juga belum mengetahui fungsinya. Karena itu, teman-teman media saya mohon terus menyosialisasikannya langsung ke masyarakat,” kata dia di Surabaya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kadis Pengendalian Penduduk Surabaya Meninggal karena Covid-19, Risma: Saya Merasa Kehilangan

Sementara itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terjun langsung ke lapangan guna mengimbau warga menerapkan protokol kesehatan. Naik motor keliling Surabaya, ia meminta warga agar tetap pakai masker.

“Maskernya dipakai, jangan diturunkan. Yang sakit sudah ribuan jangan ditambah lagi. Nanti kalau sakit diisolasi 14 hari. Tidak enak memang (pakai masker), tapi kalau nanti sakit lebih tidak enak lagi," seru Risma kepada para pedagang dan pembeli di suatu pasar tradisional di Surabaya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Risma Blusukan: Maskernya Dipakai Jangan Diturunkan, yang Sakit Sudah Ribuan 

 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini