Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Positif Corona Meningkat, Perusahaan Diimbau Tak Terima Pekerja dari Luar

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Rabu, 22 Juli 2020 |19:56 WIB
Kasus Positif Corona Meningkat, Perusahaan Diimbau Tak Terima Pekerja dari Luar
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

PEKANBARU - Dalam beberapa hari ini terjadi lonjakan penularan Covid-19 di Provinsi Riau. Gubernur Riau, Syamsuar meminta perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk menghentikan impor tenega kerja dari luar daerah.

Dalam beberapa hari ini belasan tenaga kerja dari Sumatera Selatan yang akan bekerja di subktontraktor PT IKPP di Kabupaten Siak positif Covid. Saat ini mereka sudah dirawat di Kota Pekanbaru. Gubernur Riau menegaskan, sudah menghubungi petinggi sejumlah perusahaan secara langsung.

"Saya dengar ada sejumlah perusahaan di Kabupaten Siak dan Kota Dumai akan mendatangkan pekerja dari luar. Untuk sementara jangan dulu," ucap Syamsuar, Rabu (22/7/2020).

Sejumlah perusahaan itu diminta untuk mempekerjakan tenaga lokal, jika kekurangan tenaga kerja. Perusahaan seperti industri pulp, perminyakan dan lainnya untuk serius menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga : MK Tolak Gugatan Jaksa yang Dipecat karena Korupsi

Baca Juga : 6 Pedagang Pasar Pramuka Positif Covid-19

"Tadi saya sudah berbicara dengan pimpinan perusahaan untuk mempekerjakan tenaga lokal saja. Kemudian mereka menyanggupinya dan bersedia mempekerjakan tenaga lokal," ucapnya.

Adanya impor tenaga kerja yang belakangan ini marak di subktontraktor PT IKPP telah membuat kluster baru Covid-19 di Riau. Mereka mayoritas berasa dari Sumatera Selatan. "Pekerja dari luar ini menyebabkan klaster baru di Riau," tukasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement