TANGSEL - Sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi klaster penyebaran Covid-19. Diduga, penularannya dibawa oleh santri asal luar daerah.
Klaster penyebarannya baru diketahui sekira 2 minggu lalu. Di mana ketika itu, kegiatan di lingkungan Ponpes telah dimulai kembali. Kebanyakan dari mereka, merupakan santri asal luar Kota Tangsel.
"Itu sekira 2 minggu lalu. Jadi kan ada satu pondok pesantren yang santrinya itu asal luar daerah. Kemungkinan dari situ penyebarannya," terang Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Deden Deni kepada Okezone, Rabu (5/8/2020).

Deden tak menyebut spesifik berapa banyak santri dan pengurus Ponpes yang terkonfirmasi positif. Namun kata dia, jumlahnya tak massif dan kini kebanyakan telah dinyatakan sembuh. Meskipun masih ada yang tengah menjalani perawatan di Rumah Lawan Covid.
"Enggak banyaklah dan sudah pada sembuh. Ada yang dirawat di rumah Covid, diisolasi di sana," katanya.
Menurut Deden, penyebaran itu tak terendus sejak awal lantaran para santri tak menunjukkan gejala apapun. Setelah. dirapid dan swab, barulah terungkap kebanyakan mereka terkonfirmasi positif.
"Mereka kan OTG, jadi memang awalnya sulit diantisipasi sejak awal hingga akhirnya menyebar," imbuhnya.
Dilanjutkan Deden, kini aktivitas Ponpes tersebut telah dibuka kembali setelah melalui sterilisasi dan pengecekan tim gugus tugas. Para pengurusnya sendiri telah diuji swab, dan hasilnya negatif.
"Sudah normal lagi, karena sudah sembuh semua, itu kan 2 minggu lalu. Enggak ada yang dirawat," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.