Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Puskesmas di Malang Tutup Selama 3 Hari

Avirista Midaada, Okezone · Senin 24 Agustus 2020 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 519 2266819 tenaga-kesehatan-positif-covid-19-puskesmas-di-malang-tutup-selama-3-hari-bgsjDwJ4ow.jpg Puskesmas Kedungkandang di Kota Malang ditutup selama 3 hari imbas tenaga kesehatan positif Covid-19. (Foto : Okezone.com/Avirista Midaada)

KOTA MALANG – Puskesmas Kedungkandang Kota Malang ditutup setelah sejumlah tenaga kesehatan dilaporkan terpapar virus corona (Covid-19).

Berdasarkan pantauan Okezone, pada hari ini Senin (24/8/2020) pagar puskesmas yang berada di Jalan Ki Ageng Gribig, Kedungkandang, tertutup rapat dengan dilampirkan dua kertas pemberitahuan.

Kertas ang tertempel di pagar ini berisi tulisan 'Untuk sementara waktu, pelayanan di Puskesmas Kedungkandang tutup mulai Senin 24 Agustus 2020 sampai Rabu 26 Agustus 2020, karena akan dilakukan penyemprotan disinfektan di seluruh gedung pelayanan Puskesmas Kedungkandang'.

Sesuai pemberitahuan tersebut pelayanan Puskesmas Kedungkandang akan dialihkan ke Puskesmas Gribig yang lokasinya tak jauh dari puskesmas tersebut.

Puskesmas Kedungkandang ditutup 3 hari imbas tenaga kesehatan positif Covid-19. (Foto : Okezone.com/Avirista Midaada)

Wali Kota Malang Sutiaji saat dikonfirmasi membenarkan adanya penutupan Puskesmas Kedungkandang. "Penutupan tiga hari untuk penyemprotan disinfektan. Nanti kalau sudah selesai kita buka lagi," ungkap Sutiaji di Balai Kota Malang, Senin (24/8/2020).

Menurutnya, penutupan puskesmas ini lantaran adanya tenaga kesehatan yang terindikasi terpapar corona setelah dilakukan tes usap. "Kemarin kita lakukan swab test seluruhnya bertahap, (Puskesmas) Arjowinangun, Kedungkandang, semuanya diwajibkan. Tidak sekali setiap dua Minggu sekali kita lakukan," tuturnya.

Terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Malang Husnul Muarif mengungkapkan ada sejumlah tenaga kesehatan perawat di Puskesmas Kedungkandang yang terpapar Covid-19.

"Terkonfirmasi ada, jumlahnya berapa nanti biar sama Kabag Humas saja," ucap Husnul.

Baca Juga : Anggota DPRD Bantul Positif Covid-19

Pascaadanya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya menjelaskan tengah melakukan melacak para tenaga kesehatan dan staf puskesmas.

"Ini masih nunggu kepala puskesmas, hari ini kan melakukan pembagian tugas tracing internal di karyawannya karena karyawan sekitar 64 atau 66 orang. Itu di-tracing semuanya. Perjalanannya yang konfirmasi 14 hari ke belakang di mana, ke mana saja," tuturnya.

Baca Juga : Ada Klaster Baru di Tangerang, 43 Karyawan Pabrik Positif Corona

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini