Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ratusan Buruh Pabrik LG Positif Covid-19, Ini yang Dilakukan Dinkes Bekasi

Wisnu Yusep , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2020 |21:28 WIB
Ratusan Buruh Pabrik LG Positif Covid-19, Ini yang Dilakukan Dinkes Bekasi
Ilustrasi (Dok. okezone)
A
A
A

BEKASI – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi membenarkan bahwa ada peningkatan virus corona atau Covid-19 di lingkungan industri. Peningkatan kasus itu terjadi di pabrik LG di kawasan industri MM 2100, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pabrik LG yang memproduksi TV ini mengambil langkah menutup operasional pabriknya selama 9 hari ke depan setelah sepertiga dari 600 karyawan yang dites, hasilnya positif.

"Ada peningkatan kasus di lingkungan Industri itu memang benar bahwa teman dari perusahan pun sudah melakukan upaya detect, prevent dan bersinergi dengan gugus tugas Covid-19 Kab Bekasi," kata Kepala Dinkes Kabupaten Bekasi Sri Enny Minarti kepada wartawan, di Bapelkes Cikarang, Rabu (26/8/2020).

Peningkatan di kawasan industri itu, diakui Sri Enny sudah terjadi sejak pekan lalu. Pihak perusahaan, kata Sri Enny, sudah berbagai upaya melakukan pengendalian penyebaran virus corona di lingkungan industri. Salah satunya koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Memang dari minggu kemarin sampai hari ini ada peningkatan kasus hampir 300 kasus yang terkonfirmasi positif tersebar diberbagai kawasan industri, tetapi upaya pengendalian lingkungan kerja sudah dilakukan oleh perusahan secara ketat, dan terukur dan ini menjadi upaya maksimal yang dilakukan oleh perusahan," kata dia.

Baca Juga: 238 Karyawan LG Electronics di Cikarang Positif Virus Corona

Sebanyak 238 karyawan perusahaan LG Electronics di kawasan MM 2.100 Industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terpapar Covid-19.

Hal tersebut dikemukakan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah.

Peristiwa ini bermula dari temuan sebuah kasus Covid-19 terhadap salah satu karyawannya di sana. Setelah dilakukan swab massal diketahui ratusan juga terjangkit.

"Iya 238 (orang karyawan yang terpapar Covid-19). Masih di-tracking," kata Alamsyah saat dikonfirmasi.

Kasus baru itu berasal dari seorang karyawan yang bekerja di bagian staf kantor. Sekitar 600 karyawan kemudian diperiksa. Saat diperiksa, ditemukanlah 238 karyawan terpapar Covid-19.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement