Ditagih Utang Rp50 Ribu, Wanita Muda Sayat Pemilik Kos dengan Cutter

Hari Kasidi, iNews · Rabu 26 Agustus 2020 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 340 2268063 ditagih-utang-rp50-ribu-wanita-muda-sayat-pemilik-kos-dengan-cutter-nmpuNUPNXh.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

MATARAM — Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram mengamankan dan menahan seorang wanita yang diduga sebagai pelaku penganiayaan. Pelaku berinsial MS (23 tahun) warga Kota Medan, Sumatera Utara.

Pelaku diamankan karena menyerang dan menganiaya tiga orang lelaki yang menjadi korbannya. Ketiga korban terluka parah akibat tindakan kasar pelaku. Kini, pelaku diamankan di Mapolresta Mataram untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Kami mengungkap kasus penganiayaan dengan tiga orang korban. Pelakunya ini seorang perempuan asal Sumatera Utara. Salah satu korbannya pemilik kos yang ditempati korban,’’ ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa, Rabu (26/8/2020).

Penyebab kasus penganiayaan ini cukup sepele. Berawal ketika korban menagih utang ke pelaku. Utang pelaku hanya Rp50 ribu untuk bayar makan di tempat kos milik salah seorang korban. Tempat kos itu berada di Jalan Mekar Sari. Lingkungan Gedur, Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

 Baca Juga: Anggota DPRD yang Terlibat Penganiayaan Cabut Kuku Sopir Ditangkap

Setelah ditagih untuk membayar utang. Pelaku malah masuk ke dalam kamar dan mengambil pisau cutter. Walaupun korban menyiapkan bambu besar untuk mengantisipasi serangan. Tindakan pelaku lebih cepat dan mengenai tangan kiri korban.

‘’Utangnya itu hanya Rp50 ribu untuk membayar makan di kantin kosan. Tapi dia langsung menyerang korban,’’ bebernya.

Pelaku bergegas pergi untuk kabur. Dua orang rekan korban mencoba menghentikan pelaku. Tapi pelaku mengamuk dan menyerang kedua korban. Ketiga korban bersimbah darah menerima tersayat pisau cutter.

‘’Salah satu korban sempat dioperasi di rumah sakit. Karena pelaku mengamuk makanya ini ada tiga orang lelaki jadi korbannya,’’ kata Kadek.

Baca Juga:  Ikuti Petunjuk Dukun, Warga Hakimi 2 Remaja di Bekasi hingga Babak Belur

Sekilas terlihat, pelaku bertubuh mungil. Tapi siapa menyangka wanita yang datang ke Mataram untuk bekerja itu beringas melukai korban. Kadek menyampaikan, dari hasil pemeriksaan. Pelaku memiliki tempramen yang tinggi. Sehingga cepat marah dan nekat menyerang korban.

‘’Dia tidak ada kelainan. Tapi tempramen orangnya. Padahal, cuma ditagih utang. Pelaku baru sekitar 1 tahun di Mataram. Dia cari kerja di sini,’’ ungkap Kadek.

Sejumlah barang bukti diamankan petugas. Mulai dari 1 buah pisau cutter warna merah. Satu buah sapu lantai berwarna kuning, satu buah bambu dengan panjang 2 meter, satu lembar uang Rp50 ribu.

Dengan perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan hukuman di atas 2 tahun penjara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini