Dengan adanya temuan tersebut, tim Gugus Tugas telah mengimbau kepada PT Telkom perwakilan Bogor untuk menutup sementara aktivitas sampai 1 September 2020. Selain itu, perusahaan juga diminta melakukan tracing terhadap mereka yang kontak erat.
"Kemarin, saya sudah ketemu kepala perwakilan Telkom wilayah Bogor untuk menutup sementara kantor Telkom sampai 1 September 2020. Kemudian, dilakukan disinfeksi, tracing dan lainnya," ungkapnya.
Di sisi lain, Dedi menduga terjadinya penularan dari klaster perkantoran karena sistem sirkulasi udara kurang baik dan durasi bekerja dalam satu ruangan yang cukup lama. Ditambah, kurangnya penerapan protokol kesehatan yang ketat dari perusahaan.
"Klaster perkantoran kita sinyalir sistem sirkulasi udara tidak baik, kedua durasi lama bekerja dalam satu ruangan bersama-sama juga terlalu panjang dan tidak melakukan protokol secara ketat," tutup Dedie.
Baca Juga: Kasus Meninggal 7.169, Rata-Rata Kematian 4,3% dari Positif Covid-19
(Arief Setyadi )