Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Langgar Jam Malam, Sejumlah Kafe di Bogor Didenda Jutaan Rupiah

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2020 |21:44 WIB
Langgar Jam Malam, Sejumlah Kafe di Bogor Didenda Jutaan Rupiah
foto: Okezone
A
A
A

BOGOR - Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor bersama aparat Satpol PP Kota Bogor menggelar razia jam operasional sektor usaha restoran dan cafe di Kota Bogor, Senin (31/8). Beberapa di tempat usaha yang masih membandel langsung didenda petugas.

Hal itu menyusul mulai diberlakukannya jam malam oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas.

(Baca juga: Jam Malam Diberlakukan di Kota Bogor, Polisi Bakal Bubarkan Kerumunan)

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan razia ini digelar dalam rangka mulai diterapkannya sanksi pada masa Pembatasan Sosial Berskla Mikro dan Komunitas di wilayahnya.

"Mereka menilai bahwa apa yang sudah ditetapkan melalui kebijakan Pemkot sekadar main-main. Tetapi saya ingin buktikan bahwa apa yang disampaikan Pak Wali tadi siang bawa hari ini kita lakukan penindakan ya harus kita lakukan," kata Dedie, kepada wartawan, Senin (31/8/2020).

Dalam razia ini pihaknya langsung memberikan sanksi denda terhadap beberapa tempat makan, restoran hingga cafe yang beroperasional di atas pukul 18.00 WIB. Dalam aturannya, denda yang berikan berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 10 juta.

"Kisaran denda untuk sektor usaha Rp 1 juta sampai Rp 10 juta. Karena ini hari pertama, pengenaan denda kita lakukan dinilai minimum. Tadi sudah ada empat tempat, masing-masing didenda Rp 1 juta. Tapi kalau besok masih ada yang bandel kita pertimbangkan dengan nilai subjektif lebih tinggi," tegas Dedie.

Dengan adanya tindakan tegas ini, pihaknya berharap agar para pelaku usaha lebih menaati aturan yang suah ditetapkan Pemkot Bogor. Semua ini semata untuk mengurangi angka penularan covid-19.

"Hari ini ada peningkatan 30 kasus. Ini rekor tertinggi Kota Bkgor. Jadi kalau kita sikapi main-main, kita sikapi sepele atau sederhana saya pikir upaya besar kita untuk menurunkan penularan covid ini sia-sia. Jadi harus didukung semua pihak, harus paham dari kerumunan itu bisa timbul insiden baru," ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement