Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Satgas Covid-19: Masyarakat Tidak Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2020 |15:11 WIB
Satgas Covid-19: Masyarakat Tidak Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto : BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Saat ini penambahan kasus Covid-19 di Indonesia masih terus mengalami peningkatan. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito salah satu penyebab terjadinya peningkatan kasus akhir-akhir ini karena masyarakat tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

Apalagi, kata Wiku saat masyarakat sedang pergi ke tempat wisata masyarakat cenderung tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Rupanya masyarakat, mereka pergi ke tempat wisata dan mungkin tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Dan tak terlihat akhirnya penyakitnya jadi meningkat drastis di saat-saat ini. Jadi ini pelajaran buat kita semuanya dengan kondisi yang ada,” katanya dalam diskusi di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Jumat (4/9/2020).

“Jadi memang selalu kita menyampaikan protokol kesehatan. Tapi rupanya kita perlu lebih detail sebenarnya apa yang dimaksud dengan protokol kesehatan itu,” kata Wiku.

Baca Juga : Wagub DKI Sebut Ganjil-Genap untuk Batasi Orang Keluar Rumah

Baca Juga : Ridwan Kamil: Klaster Industri Ternyata Cukup Serius

Wiku mengatakan penggunaan masker harus benar-benar tepat. “Penggunakan maskernya itu harus betul-betul tepat gitu ya digunakan di seluruh permukaan muka, terutama menutupi batang hidung, pipi sampai dengan dagu. Dan pastikan itu selalu tertutup dengan baik.”

“Dan cara membukanya pun juga harus dengan cara yang tepat, dipegang talinya dan selalu cuci tangan sebelum dan setelahnya untuk memastikan bahwa kita tidak menyentuh bagian yang potensial terkontaminasi,” jelas Wiku.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement