Lansia Meninggal Dunia Sesudah Antre BLT

Ade Putra, Okezone · Selasa 08 September 2020 08:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 340 2274171 lansia-meninggal-dunia-sesudah-antre-blt-YsGAgZBUSl.jpg Lansia meninggal dunia seusai mengantre BLT (Foto: Okezone/Ade Putra)

KAYONG UTARA - Seorang perempuan meninggal dunia sesudah mengantre pengambilan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Belum diketahui penyebab pasti meninggalkan lansia tersebut. Informasi yang dihimpun, perempuan tersebut diperkirakan berusia kurang lebih 70 tahun.

Dia awalnya pergi mengambil dana BLT bersama anaknya. Setelah menyelesaikan administrasi penerima BLT, yang bersangkutan tiba-tiba pingsan di depan kantor pembagian BLT.

Lansia ini pun dilarikan ke Klinik ASRI yang berada di Jalan Sungai Mengkuang. Tak jauh dari lokasi. Meski mendapatkan perawatan, nyawanya tak dapat diselamatkan.

Kasi Pelayanan Desa Pangkalan Buton, Junaidi menerangkan, perempuan tersebut datang agak awal untuk mengambil dana BLT.

"Saya masih kemas-kemas gedung, dia sudah datang. Beliau duduk di sebelah kanan gedung sana. Tadi dia pingsan di depan, saya juga tidak tahu pasti penyebabnya," jelasnya.

Lanjut Junaidi menerangkan, sebelum memulai pembagian BLT dirinya sempat bersalaman dan mencium tangan perempuan ini. Setiap lansia pasti dahulukan.

"Tadi seperti biasa, setelah tanda tangan, saya foto untuk dokumentasi. Semua seperti biasa duduk di kursi yang kita sediakan,” jelasnya.

Secara kasat mata, sambungnya, kondisi ibu itu baik-baik saja, tidak menunjukan gejala sakit. "Saya pun terkejut mendapat kabar ibu sudah meninggal setelah pingsan," ungkapnya.

Setelah dinyatakan meninggal duni, jasad lansia tersebut dibawa ke rumah duka. Saat ini, lansia tersebut sudah disemayamkan.

Sementara itu, untuk Desa Pangkalan Buton, pembagian BLT ini sudah kali ketiga. Yang mana setiap warga mendapatkan dana BLT sebanyak Rp 600 ribu, selama tiga bulan.

“Di desa kami, ada 230 orang yang menerima BLT," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini