Positif Covid-19, Tersangka Pengiriman Masker ke Malaysia Batal Dilimpahkan ke Kejaksaan

Herman Amiruddin, Okezone · Rabu 09 September 2020 02:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 609 2274733 positif-covid-19-tersangka-pengiriman-masker-ke-malaysia-batal-dilimpahkan-ke-kejaksaan-q9YcSt16Q3.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

MAKASSAR - Direktur CV Mina Bahari Internusa berinisial AJ tersangka kasus pengiriman masker Malaysia positif Covid-19. Tersangka kasus pengiriman masker AJ terkonfirmasi positif usai ditetapkan tersangka. Padahal, berkas perkara AJ sudah dinyatakan lengkap oleh penyidik Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Sulsel Kompol Arisandi mengatakan, berkas tersangka AJ batal dilimpahkan ke Kejati Sulsel. Hal itu karena tersangka positif terkena virus corona atau Covid-19.

"Bahwa tersangka AJ terkonfirmasi positif setelah ditetapkan tersangka," kata Arisandi kepada wartawan Selasa (8/9/2020).

Baca Juga: Satgas: Jika 75% Penduduk Gunakan Masker, Kasus Covid-19 Bisa Turun Drastis 

Namun, kata Arisandi, pihaknya tidak mengetahui secara pasti kapan AJ terkonfirmasi positif. Sehingga penyidik batal melimpahkan kasusnya ke kejaksaan.

Arisandi mengungkapkan bahwa AJ sudah beberapa kali melakulan tes swab ulang. Namun, hingga saat ini, hasil uji Polymerase Chain Reaction (PCR) bos eksportir hasil laut itu terus positif.

"Dia beberapa kali positif. Jadi, dia butuh perawatan untuk kembali pulih karena hasil negatif itu kan butuh waktu," lanjut Arisandi.

Arisandi mengungkapkan, pihaknya rutin mengecek kondisi kesehatan AJ. Meski, tak mengalami gejala berat, Arisandi menyebut AJ sempat gejala seperti batuk. Saat ini, kata Arisandi, AJ masih menjalani isolasi mandiri.

"Sudah disampaikan ke kami dan kami pun sudah meneruskan ke kejaksaan soal kondisi itu. Sempat ada gejala ringan, batuk tapi tidak sampai sesak nafas. Dia kasih surat keterangannya dari dokter. Tapi saya lupa tanggalnya," tutur Arisandi.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel menggagalkan pengiriman 22.000 masker yang hendak dikirimkan ke Kuala Lumpur, Malaysia, melalui pesawat di Bandara internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Kasubdit Penmas Polda Sulsel Kompol Muhammad Arsyad mengatakan, penggagalan ini dilakukan penyidik pada Rabu 4 Maret 2020 sekira pukul 13.00 Wita. Dari pengungkapan tersebut, diketahui masker itu bakal dikirim oleh CV Mina Bahari Internusa yang merupakan eksportir hasil laut di Makassar.

Penyidik menerima informasi dari Bea dan Cukai Kanwil Sulawesi bagian Selatan. "Saat mendatangi lokasi, penyidik mengamankan 11 karton berisi 22.000 pieces masker dan mengamankan AJ, pemilik CV Mina Bahari Internusa," kata Arsyad saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Kamis 4 Maret 2020 lalu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini