Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PB IDI Susun Pedoman Perlindungan Usai 109 Dokter Gugur karena Covid-19

Riezky Maulana , Jurnalis-Jum'at, 11 September 2020 |16:36 WIB
PB IDI Susun Pedoman Perlindungan Usai 109 Dokter Gugur karena Covid-19
Ilustrasi (Dok. okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) baru saja merilis data jumlah dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19, per Kamis (10/9/2020) tercatat sudah 109 dokter gugur. PB IDI pun membentuk Tim Mitigasi yang menyusun pedoman standar perlindungan dokter di era Covid-19.

"Harapannya dengan pedoman ini, para dokter dapat lebih terlindungi dalam memberikan pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini," kata Pejabat Humas Abdul Halik Malik ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat Jumat, (11/9/2020).

IDI juga turut menyoroti peran pemerintah dalam mencegah lebih banyak lagi dokter yang menjadi korban di masa pandemi tersebut. Cara-cara tersebut dapat dimulai dengan menindak tegas bagi masyarakat yang kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan saat berada di luar rumah.

"PB IDI meminta Pemerintah untuk bersikap tegas dengan menindak siapapun yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah," tuturnya.

Kemudian, diharapkan para pejabat serta aparat pemerintahan turut memberikan contoh kepada masyarakat. Baik itu saat bertugas memberikan pelayananan atau saat melakukan aktivitas hariannya.

Baca Juga: PB IDI: 109 Dokter Gugur Akibat Covid-19

"Demikian juga para pejabat dan aparat pemerintah agar memberikan contoh dengan menerapkan protokol kesehatan dalam pelayanan publik maupun aktivitas mereka sehari-hari," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Halik, rasio kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan di Indonesia, saat ini termasuk yang tertinggi. Menurutnya, dengan menyusun pedoman perlindungan dokter. menjadi salah satu tindakan pencegahan agar tidak levih banyak memakan korban.

"Olehnya itu perlu upaya pencegahan dan mitigasi agar mereka para dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan senantiasa terlindungi dan terjamin keselamatannya," ucapnya.

Dia berharap, pedoman tersebut akan dipayungi dengan kebijakan oleh Pemerintah. Sehingga pedoman tersebut dapat menjadi acuan dan mampu terlaksana dengan baik di lapangan.

Sebelumnya, data yang diterima oleh PB IDI per Kamis (10/9/2020) mengungkapkan sebanyak 109 dokter di Indonesia yang meninggal dunia akibat Covid-19. Ke-109 dokter tersebut terbagi menjadi 7 orang guru besar, 53 orang dokter umum dan 49 dokter spesialis.

Jika ditelisik berdasarkan wilayahnya, kematian dokter Indonesia tertinggi ada di Jawa Timur (29 dokter), Sumatera Utara (20 dokter) serta DKI Jakarta (13 dokter).

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement