JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyoroti kenaikan angka kematian dokter di Indonesia. Peristiwa ini akan berdampak pada menurunnya pelayanan kepada rakyat Indonesia.
Ketua Tim Mitigasi PB IDI, Adib Khumaidi menyampaikan bahwa jumlah dokter di Indonesia saat ini berada terendah kedua di Asia Tenggara yaitu sebesar 0,4 dokter per 1.000 penduduk.
"Artinya, Indonesia hanya memiliki 4 dokter yang melayani 10.000 penduduknya. Rasio dokter spesialis juga rendah, sebesar 0,13% per 1.000 penduduk," kata Adib dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9/2020).
Baca Juga: Kasus Covid-19 Bertambah 3.141, Berikut Sebarannya di 34 Provinsi
Dia pun mengaitkan jumlah dokter yang ada saat ini dengan jumlah dokter yang meninggal dunia di tengah pandemi Covid-19 ini. Di mana, berdasarkan data terakhir, jumlah angka kematian pada dokter sebanyak 115 orang.
"Sebanyak 115 dokter dengan asumsi 1 dokter melayani 2.500 maka menggambarkan rakyat Indonesia sebanyak hampir 300 ribu akan kehilangan pelayanan dari dokter," ujarnya.
Apalagi, kata dia, ditambah dengan meninggalnya dokter spesialis yang saat ini masih dirasakan kurang di Indonesia . Adib menilai bahwa dokter merupakan aset bangsa, investasi. Terlebih, untuk menghasilkan dokter dan dokter spesialis itu sangat mahal.