Jadi Klaster Covid-19, Seluruh Aktivitas Ponpes Husnul Khotimah Kuningan Dihentikan

Fathnur Rohman, Okezone · Jum'at 25 September 2020 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 525 2283514 jadi-klaster-covid-19-seluruh-aktivitas-ponpes-husnul-khotimah-kuningan-dihentikan-VkIpwKyYhW.jpg Ponpes Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan. (Foto : Okezone/Fathnur Rohman)

KUNINGAN – Segala aktivitas di Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dihentikan sementara waktu. Hal ini berkaitan dengan adanya 46 santri di ponpes tersebut yang dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19).

Ketua Yayasan Ponpes Husnul Khotimah, KH Mu'tamad menjelaskan, pihaknya saat ini telah memisahkan santri yang positif Covid-19 dengan yang belum terpapar. Sebanyak 46 santri ini sekarang tengah melakukan isolasi mandiri.

"Kami memisahkan santri yang terindikasi Covid-19 dilakukan karantina dan dengan menambahkan menu makanan/suplemen untuk meningkatkan imunitas," ujarnya, Jumat (25/9/2020).

Dia menerangkan, sebelumnya sekitar tanggal 12-24 September 2020, sebagian santri di Ponpes Husnul Khotimah mengalami gejala batuk, flu, dan panas. Setelah mengetahui hal itu, pihaknya kemudian langsung melakukan tes swab. Hasilnya, sebanyak 46 santri dinyatakan positif Covid-19.

Dia menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk penanganan terkait kasus Covid-19 di Ponpes Husnul Khotimah.

"Kami juga melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah dan tim Satgas Covid Kabupaten untuk penanganan Covid-19 di Pondok Pesantren Husnul Khotimah," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Ciris Center Covid-19 Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin mengatakan, Ponpes Husnul Khotimah sudah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Agus memastikan, pihaknya akan melacak siapa saja orang-orang yang pernah kontak langsung dengan 46 santri itu. Selain itu, Crisis Center Covid-19 bakal menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh area ponpes.

Baca Juga : 46 Santri Ponpes Husnul Khotimah Kuningan Positif Covid-19

"Kami melakukan tracing. Kemudian kami lakukan disinfeksi ke seluruh lingkungan pesantren," ujarnya.

Baca Juga : 23 Prajurit Positif Corona, Kodim 1603 Sikka Lockdown 14 Hari

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini