Bupati Kuningan Minta Santri Sehat di Ponpes Husnul Khotimah Dipulangkan

Fathnur Rohman, Okezone · Jum'at 25 September 2020 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 525 2283818 bupati-kuningan-minta-santri-sehat-di-ponpes-husnul-khotimah-dipulangkan-lQL0FxiWzX.jpg Bupati Kuningan Acep Purnama (Foto: Fathnur Rohman)

KUNINGAN - Bupati Kuningan Acep Purnama meminta agar santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, yang tidak terpapar virus corona (Covid-19) dipulangkan ke daerah asalnya. Sebab, di ponpes tersebut sudah ada sebanyak 46 santri yang dinyatakan positif.

Acep menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan dan Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan sudah melakukan rapat, untuk menangani adanya klaster baru di Kabupaten Kuningan.

Baca Juga: 46 Santri Ponpes Husnul Khotimah Kuningan Positif Covid-19 

Menurut Acep, kasus Covid-19 ini perlu penanganan serius. Ia mengatakan sebanyak 46 santri di Ponpes Husnul Khotimah harus menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu.

"Perlu penanganan serius karena santri di Ponpes Husnul Khotimah ini jumlahnya ribuan. Untuk para santri yang sehat diharapkan agar dipulangkan dulu. Orangtua santri agar bisa menjemput, terkecuali yang positif ini harus isolasi dulu," ujar Acep kepada wartawan Jumat (25/9/2020).

Ia menambahkan, Rumah Sakit Cahaya Ibu bisa digunakan sebagai tempat karantina 46 santri yang positif Covid-19. "Kita menyiapkan Rumah Sakit Cahaya Ibu, bisa digunakan sebagai tempat isolasi para santri yang positif," tambahnya.

Sementara itu, Amam Batrutamam selaku pengasuh Ponpes Husnul Khotimah II menyampaikan, pihaknya tidak bisa memulangkan para santri. Mengingat, santri di ponpesnya berasal dari banyak daerah di Indonesia.

"Dipulangkan tidak mungkin. Santri di sini dari seluruh Indonesia," tegasnya.

Sedangkan, Ketua Yayasan Ponpes Husnul Khotimah KH. Mu'tamad menjelaskan, pihaknya saat ini telah memisahkan santri yang positif Covid-19 dengan pasien yang belum terpapar. Sebanyak 46 santri ini sekarang tengah melakukan isolasi mandiri.

"Kami memisahkan santri yang terindikasi Covid-19 dilakukan karantina dan dengan menambahkan menu makanan/suplemen untuk meningkatkan imunitas," jelasnya.

Baca Juga: Jadi Klaster Covid-19, Seluruh Aktivitas Ponpes Husnul Khotimah Kuningan Dihentikan 

Dia menerangkan, sebelumnya sekitar tanggal 12-24 September 2020, sebagian santri di Ponpes Husnul Khotimah mengalami gejala batuk, flu, dan panas. Setelah mengetahui hal itu, pihaknya kemudian langsung melakukan tes swab. Hasilnya, sebanyak 46 santri dinyatakan positif Covid-19.

Dia menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan, untuk melakukan penangan terkait kasus Covid-19 di Ponpes Husnul Khotimah.

"Kami juga melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah dan tim satgas Covid Kabupaten untuk penanganan Covid-19 di Pondok Pesantren Husnul Khotimah," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini