Klaster Gereja Muncul di Pati, Dua Pendeta Meninggal Dunia

Agus Atha Suharto, iNews · Sabtu 26 September 2020 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 512 2284256 klaster-gereja-muncul-di-pati-dua-pendeta-meninggal-dunia-aZz54UrEHC.jpg Foto: iNews.

JAWA TENGAH - Angka kasus pasien terpapar Covid-19 di Pati, Jawa Tengah terus mengalami tren kenaikan. Klaster terbaru muncul di gereja, setelah dua pendeta yang meninggal dunia dinyatakan terpapar virus.

Bupati Pati, Haryanto mengatakan, terdapat dua gereja yang menjadi klaster baru di Pati. Dari dua gereja tersebut, 22 orang dinyatakan terpapar Covid-19, di mana dua di antaranya meninggal dunia.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 di Pati Meningkat, Klaster APS Jadi Biang Kerok

"Semuanya adalah pendeta dan hasil swab yang keluar positif (Covid-19)," katanya.

Dua puluh pasien yang terpapar tersebut, sebagian menjalani isolasi mandiri. Sementara yang tingkat kerentanannya tinggi serta berkaitan erat dengan korban meninggal karena, terpaksa diisolasi terpadu di Hotel Kencana Pati.

"Diprioritaskan untuk yang memiliki tingkat kerentanan dan berkaitan erat dengan keluarga yang meninggal. Karena kapasitas di hotel juga terbatas," ungkapnya.

Kejadian bermula ketika dua gereja tersebut mengadakan acara pertemuan, dengan total peserta 30 orang. Selang beberapa hari, dua pendeta meninggal dunia dan hasil tes menyatakan positif. Petugas kemudian melakukan tracing dan tes pada 30 jemaat lainnya.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Melonjak di Jateng, Perlu Ada PSBB?

"Kemudian jemaat yang melakukan kontak diperiksa dan 20 dinyatakan positif Covid-19, " ujarnya.

Sampai saat ini, dua gereja tersebut sudah ia tutup untuk dilakukan sterilisasi. Sementara bupati menghimbau agar pelaksanaan ibadah di semua gereja dilakukan secara virtual. (dka)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini