Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ridwan Kamil Segera Ngantor di Depok, Ini Alasannya

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Rabu, 30 September 2020 |22:51 WIB
Ridwan Kamil Segera Ngantor di Depok, Ini Alasannya
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto : Sindo)
A
A
A

BANDUNG – Tingginya kasus positif Covid-19 di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek), membuat Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memberikan atensi khusus pada tiga penyangga DKI Jakarta tersebut. Bahkan, Ridwan Kamil berencana berkantor di Depok guna bi memantau dan mengambil keputusan strategis terkait penanganan virus corona.

Diketahui, saat ini sekitar 70 persen kasus Covid-19 di jabar berasal dari wilayah Bodebek. Bahkan, setiap harinya tiga wilayah tersebut menjadi penyumbang terbesar penambahan kasus Covid-19. Jika diakumulasikan, kasus terkonfirmasi positif coronaa di wilayah Bodebek dalam tujuh hari terakhir bertambah 3.212 kasus.

"Karena hampir 70 persen permasalahan Covid-19 Jawa Barat disumbangkan dari Bodebek, maka atas arahan dari pemerintah pusat fokus memang ada di Bodebek. Sehingga, saya berkesempatan untuk melakukan kegiatan lebih intensif di daerah-daerah yang zona merahnya tinggi," ujar Ridwan Kamil dalam konferensi pers virtual dari Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Rabu (30/9/2020).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menjelaskan, keputusan berkantor di Depok juga menjadi bagian komitmennya sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar untuk memantau langsung Bodebek sebagai zona merah corona.

"Jadi itu adalah bagian dari komitmen gugus tugas, khususnya Gubernur untuk bisa secara aktif fokus di Bodebek dan saya putuskan kami memantau dari Depok. Saya bekerja, tinggal di mana, intinya akan ada pergeseran kerja gubernur satu-dua hari dimana kami akan fokuskan sampai beberapa bulan kedepan (di Depok)," tuturnya.

Dirinya pun berharap, keputusannya tersebut dapat memberikan suntukan semangat pada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di wilayah Bodebek dalam upaya menekan penyebaran. "Khususnya agar tadi, sumbangan 70 persen itu bisa ditekan sekecil-kecilnya," kata Ridwan Kamil.

Menurutnya, upaya berkantor di wilayah zona merah sebenarnya tidak hanya dilakukan oleh dirinya. Upaya serupa juga dilakukan oleh jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Jabar dari Polda Jabar maupun Kodam Siliwangi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement