Pamannya Tewas Diculik PKI, Ridwan Kamil: Luka Ini Begitu Dalam

Tim Okezone, Okezone · Kamis 01 Oktober 2020 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 525 2286789 pamannya-tewas-diculik-pki-ridwan-kamil-luka-ini-begitu-dalam-mhzsnDZnbs.jpg Foto: Screenshoot dari akun Instagram Ridwan Kamil

JAKARTA - Wali Kota Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau warga untuk mengibarkan bendera setengah siang pada hari ini, Kamis (1/10/2020). Hal itu dilakukan guna memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

"Besok (Hari ini) 1 Oktober, kita naikkan penuh satu tiang sebagai simbol kesaktian Pancasila," kata Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya yang diunggah kemarin.

"Jangan lupa hari ini (kemarin) tanggal 30 September 2020 dinaikkan oleh seluruh warga Jawa Barat sebagai simbol duka cita terkait pemberontakan Gerakan 30 September PKI (G30S-PKI)," tambahnya.

Lebih lanjut anggota keluarga Ridwan Kamil ternyata korban dari pemberontakan PKI. Pamannya tewas diculik terkait Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI).

Baca Juga: Kenangan Fadli Zon Terhadap Sukitman, Saksi Pembantaian di Lubang Buaya

"Keluarga saya adalah korban PKI. Pakde saya, KH. Mumu Muchtar Alm meninggal dunia diculik subuh oleh gerombolan PKI saat orde lama. Luka ini begitu dalam," ucap Ridwan Kami.

Ia pun meminta agar sejarah itu tidak dilipakan. “Never leave history- Bung Karno," pungkas Ridwan Kamil.

Baca Juga: Jenderal Gatot Dicopot Jokowi Gegara Film G30S/PKI, Ini Faktanya


(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini