Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejak PSBB Diperketat, Jumlah Jenazah yang Dimakamkan di Pondok Ranggon Menurun

Okto Rizki Alpino , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2020 |13:46 WIB
Sejak PSBB Diperketat, Jumlah Jenazah yang Dimakamkan di Pondok Ranggon Menurun
TPU Pondok Ranggon (Foto: Oktorizki)
A
A
A

JAKARTA - Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung mengalami penurunan.

Padahal, sebelum diberlakukannya pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam sehari petugas harus menggali sedikitnya 35 liang lahat.

Komandan regu PJLP TPU Pondok Ranggon, Nadi (47) mengatakan, dalam dua pekan kebelakang jumlah korban meninggal akibat Covid-19 berangsur menurun. Padahal, pada awal September 2020 lalu angka kematian masih tinggi, kini angka tersebut berada jauh dibawahnya.

"Berkat adanya PSBB ketat jumlah korban meninggal yang dimakamkan di Pondok Ranggon berkurang," kata Nadi di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (3/10/2020).

Menurut Nadi, angka tersebut berabanding lurus dengan kedatangan jenazah untuk dimakamkan di Pondok Ranggon, di mana sebelum PSBB ketat diberlakukan dalam sehari bisa mencapai 40 jenazah. Namun, saat ini paling sedikit hanya 32 jenazah. "Pernah kami menggali 45 liang lahat, dan hari esoknya 35 itu paling sedikit," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement