KUNINGAN – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan mencatat, kasus orang terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sampai Senin (12/10/2020), jumlahnya mencapai 467 orang.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin menerangkan, hari ini ada sebanyak 50 orang di Ponpes Husnul Khotimah yang baru terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya, ada juga lima orang di ponpes ini yang dinyatakan positif Covid-19.
Agus menjelaskan, dengan banyaknya orang di Ponpes Husnul yang positif Covid-19, saat ini Kabupaten Kuningan sudah masuk dalam kategori zona merah penyebaran corona.
"Hari ini ada 50 orang yang positif. Sebelumnya ada lima yang sudah dinyatakan positif. Jadi totalnya sudah 467," kata Agus dalam keterangan yang diterima Okezone, Senin (12/10/2020) malam.
Menurut Agus, pihaknya akan terus melakukan tes swab terhadap pegawai, santri, dan tenaga pengajar di Ponpes Husnul Khotimah secara bertahap. Ia menyebut, hari ini ada sekitar 218 orang yang dites swab.
Agus memastikan, jumlah orang yang sembuh dari Covid-19 di Ponpes Husnul Khotimah setiap harinya bertambah. Saat ini saja, sekitar 135 orang sudah berhasil sembuh dari Covid-19.
"Sekarang yang masih menjalani karantina di Ponpes Husnul Khotimah sebanyak 332 orang," ujar dia.
Dia menambahkan, sekitar 106 santri yang telah dinyatakan negatif Covid-19 hari ini telah dipulangkan. Pihaknya berencana melakukan tracing terhadap pegawai maupun tenaga pengajar di Ponpes Husnul Khotimah, yang tinggal di Desa Maniskidul, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Baca Juga : Jumlah Santri Terpapar Covid-19 di Ponpes Husnul Khotimah Capai 412 Orang
Sebagaimana diketahui, Ponpes Husnul Khotimah menjadi klaster penularan Covid-19 di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ratusan santri di ponpes ini sudah dinyatakan positif Covid-19. Mereka sempat mengalami gejala pilek, batuk, flu, dan demam.
Baca Juga : 5 Provinsi Laporkan Nihil Kasus Positif Covid-19 Hari Ini
(Erha Aprili Ramadhoni)