1.300 Petani dan Nelayan di Cirebon Bakal Dites Swab Covid-19

Fathnur Rohman, Okezone · Jum'at 16 Oktober 2020 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 525 2294875 1-300-petani-dan-nalayan-di-cirebon-bakal-dites-swab-covid-19-zaP19U4AV4.jpg Ilustrasi petani. Foto: Kementan

CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menargetkan akan melakukan tes usap atau tes swab kepada 1.300 nelayan dan petani.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupatem Cirebon, Eni Suhaeni mengatakan tes swab massal itu rencananya akan dilakukan minggu depan, dengan menyasar petani di daerah Cirebon bagian barat dan nelayan di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Cirebon.

Eni mengaku petani dan nelayan di Kabupaten Cirebon belum dites swab. Sehingga pihaknya memutuskan untuk melakukan tes swab massal kepada mereka.

"Karena perkantoran sudah, pasar sudah, terminal sudah. Jadi kita akan lakukan tes swab kepada petani dan nelayan. Targetnya 1.300 orang," kata Eni saat ditemui Okezone, Jumat (16/10/2020).

Eni menyampaikan, tes swab massal ini dilakukan untuk mengetahui apakah petani dan nelayan termasuk kedalam kategori, yang rentan terpapar virus corona (Covid-19) atau tidak.

"Sampai sekarang belum. Makanya kita mau membuktikan bener enggak petani dan nelayan ada yang positif," jelasnya.

Sementara itu juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan menuturkan Kabupaten Cirebon berhasil meraih standar WHO dalam pencapaian rasio kontak erat orang yang terinfeksi virus corona.

Baca Juga: 102 Tenaga Kesehatan di Cirebon Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal

"Rasio kontak erat per kasus konfirmasi ialah upaya mencari kontak erat antara warga yang terpapar Covid-19 dengan orang-orang terdekat. Standar WHO, minimal pada satu warga yang terpapar Corona, harus bisa mencari dan menelusuri kontak erat sejumlah 20 orang," ungkap Nanan.

Ia mengklaim, Kabupaten Cirebon menempati posisi teratas dalam pencapaian rasio kontak erat per kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Barat.

"Rata-rata Jawa Barat rasio kontaknya 1 : 5,37. Secara umum, kecuali Kabupaten Cirebon dan Banjar, semua daerah rasio kontaknya di bawah 1 : 10," ucap Nanan.

Baca Juga: 92 Kamar Hotel Disiapkan untuk Pasien Covid-19 di Cirebon 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini