Jakarta Geopolitical Forum (JGF) 2020 Soroti Secara Khusus Strategi Hadapi Perubahan Akibat Pandemi

Yaomi Suhayatmi, · Minggu 18 Oktober 2020 16:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 1 2295574 jakarta-geopolitical-forum-jgf-2020-soroti-secara-khusus-strategi-hadapi-perubahan-akibat-pandemi-1R2l5SiiMX.JPG Foto : Dok.Lemhannas RI

JAKARTA – Jakarta Geopolitical Forum (JGF) 2020 kembali digelar untuk keempat kalinya oleh Lemhannas RI. Event internasional tahunan ini akan menyoroti secara khusus strategi dalam menghadapi perubahan geopolitik dunia akibat pandemi Covid-19. Seperti diketahui, pandemi telah menimbulkan masalah yang komplek di seluruh dunia, terutama kesehatan yang belum dikelola secara terintegrasi.

JGF kali ini mengusung tema "Geopolitical Landscape in the Covid-19 Era" yang dilatarbelakangi kondisi dunia yang sedang menghadapi perubahan drastis akibat wabah Covid-19. JGF yang rencananya berlangsung secara virtual ke berbagai negara, dari iNews Tower lantai 3 pada tanggal 21 Oktober mendatang, akan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sejumlah tokoh dari Indonesia dan berbagai Negara tampil menjadi pembicara, antara lain, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, Gubernur Lemgannas RI, Retno L.P. Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Harry Kemsley, OBE, Vice President of Janes , Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden Republik Indonesia Kesebelas (2009-2014) dan masih banyak lagi tokoh-tokoh penting dunia.

Selama pandemi Covid-19, kompleksitas dan ketidakpastian muncul di berbagai belahan dunia, sehingga sulit untuk memprediksi risiko dan peluang apalagi mencari solusi. Berikut tema kajian yang akan dibahas dalam JGF 2020 :

• Lingkungan yang berubah: Bagaimana Covid-19 mengubah strategi dan konteks operasional keamanan di dunia dan Asia Tenggara pada khususnya? Apa prioritas baru, tantangan dan peluang muncul di tengah pandemi? Faktor apa yang harus dilakukan para pembuat keputusan di seluruh kawasan mempertimbangkan untuk meningkatkan keamanan kawasan?

• Ketidakpastian dan kemungkinan yang belum dijelajahi: Apa yang ditimbulkan oleh pandemi, ketidakpastian yang membentuk masa depan geopolitik dan keamanan regional? Apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan ketahanan nasional?

• Pola pikir, metode, dan teknologi: Cara berpikir baru seperti apa tentang masa depan, upaya yang harus dipertimbangkan untuk strategi dan operasional perencanaan? Tantangan apa yang mungkin dimiliki organisasi dalam menerapkan metode baru ini dan bagaimana prosesnya? Peran apa yang dapat dimainkan teknologi dalam menyaring informasi dan mendukung analisis yang berfokus pada masa depan?

Dengan menemukan beragam pertanyaan-pertanyaan kritis tersebut, JGF 2020 diharapkan dapat menghimpun pemikiran-pemikiran yang komprehensif dan inovatif sebagai bagian dari kontribusi nyata untuk dunia. Para peserta dan pembicara dari berbagai negara di dunia akan berbagi wawasan, pandangan, dan ide segar secara terbuka.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini