BEKASI – Ratusan tenaga medis di 34 dari 43 Puskesmas Kota Bekasi terpapar virus corona atau Covid-19. Sisanya sebanyak 10 Puskesmas sejauh ini tidak terpapar virus corona.
"Kita pasti menyadari bahwa mereka langsung berhadapan dengan masyarakat luas. Kita juga menjadi cacatan bahwa mengantisipasi kepada para petugas, agar penggunaan APD selalu di perhatikan," kata Kadinkes Kota Bekasi, Tanti Rohilawati kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).
Pemakaian alat pelindung diri (APD), kata Tanti, merupakan faktor yang menjadi perhatian pihaknya selama ini. Pasalnya, banyak petugas medis yang masih abai terhadap ini.
"Begitu juga lama penggunaan APD harus di perhatikan, pada saat petugas medis menggantikan APD harus juga di perhatikan. Sehingga ini, kita menghindari adanya lagi terkontaminasi di layanan kesehatan," ungkap dia.
Baca juga:
Kasus Covid-19 DKI di Bawah 1.000, Epidemiolog Soroti Tingginya Angka Kematian
Puskesmas Tapos Akan Jadi Lokasi Simulasi Prosedur Vaksinasi di Kota Depok
14 Orang di Kebayoran Lama Terjaring Razia Masker, Disanksi Menyapu Jalan dan Didenda
Petugas medis yang terpapar virus corona itu, kata Tanti terdiri dari pegawai Dinkes yang terkontaminasi Covid-19 yakni Puskesmas ada 111 orang, di Rumah Sakit Pemerintah ada 71 orang.
"RS itu ada RS pemerintah ada terkonfirmasi 71, dan Puskesmas 111 orang," kata Tanti.
Saat ini, kata dia, petugas medis yang terpapar Covid-19 masih menjalani perawatan di sejumlah RS. "Isolasi mandiri," kata dia.
Mereka yang terpapar, lanjut Tanti, karena rata-rata yang melayani atau menangani pasien virus corona.
"Secara otomatis kan di layanan, di layanan itu bagaimana pun juga. Kayak yang disini saja analis, bagaimanapun APD diterapkan tetap saja mungkin imun tubuhnya juga sedang turun, mungkin ada kelengahan juga di dalam penerapan bisa terjadi," kata dia.
Tidak menutup kemungkinan, kata Tanti, para petugas medis ini terpapar dari luar aktivitas mereka sebagai petugas medis.
"Mungkin juga saat diluar dari pada layanan, karena kan mereka semuanya beraktivitas, tidak hanya di RS saja 24 jam, bisa diluar," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.